oleh

Instruksi Bupati Rote Ndao Tegas, Warga Pantai Baru Ramai-ramai Ikut Vaksin

Iklan Demokrat

Ba`a, RNC - Dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao, Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu mengeluarkan instruksi tentang pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, dikeluarkan instruksi penerapan sanksi bagi ASN yang belum dan/atau tidak melakukan vaksinasi. Instruksi ini pun mulai dilaksanakan.

Khusus untuk Kecamatan Pantai Baru, terdata sebanyak 731 orang yang menerima vaksin pada Sabtu (30/10/2026). Ini merupakan capaian vaksinasi terbanyak dalam sehari yang dilaksanakan oleh tim medis dari 2 Puskesmas yang ada di Kecamatan Pantai Baru.

Iklan Dimonium Air

Terpantau RakyatNTT.com, vaksinasi untuk 616 orang berlangsung di Panggung Budaya, Kelurahan Olafulihaa yang berlangsung dari pukul 08.00 sampai 23.00 Wita. Mereka dilayani oleh tim medis UPTD Puskesmas Korbafo. Sementara vaksinasi untuk 105 orang berlangsung di gedung SMP Negeri 2 Sonimanu oleh tim medis UPTD Puskesmas Sonimanu.

Sekretaris Camat (Sekcam) Pantai Baru, Mat Y. Poy, SH.,M.Kes saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/11/2026), mengatakan
program percepatan vaksinasi lanjutan untuk masyarakat Kecamatan Pantai Baru kembali digelar selama 5 hari ke depan. Pada minggu pertama bulan November 2021, terhitung hari ini, berlangsung sampai Sabtu (6/11/2026) nanti.

Pada Selasa (2/11/2026), tingkat partisipasi dari masyarakat yang hadir menerima vaksin covid-19 di UPTD Puskesmas Korbafo meningkat dari biasanya. Bahkan ada yang sudah berusia 80-an tahun ikut antre. Tampak juga beberapa ASN/tenaga kontrak/tenaga honor ikut mengantre di barisan peserta vaksinasi.

Membludaknya masyarakat yang hadir mengakibatkan over kuota. Ada yang tidak terlayani di hari pertama pelaksanaan vaksinasi dosis pertama ini.

Roni Thobias, salah satu ASN Kantor Camat Pantai Baru, saat dikonfirmasi, menjelaskan ia bersedia untuk divaksin bukan karena instruksi Bupati, tetapi dirinya memang memiliki riwayat penyakit jantung. Ia pun berkonsultasi dengan dokter. Jika diizinkan, dirinya siap untuk divaksin. “Beta pribadi punya riwayat penyakit jantung. Bukti-bukti pemeriksaan ada. Tadi saat screening saya sudah sampaikan dan tunjukkan bukti pemeriksaan kepada dokter jadi dokter bilang bisa, sehingga tadi sudah divaksin,” ujar Roni sembari menyodorkan bukti pemeriksaan dokter di UPTD Puskesmas Sonimanu, RSUD Ba`a dan dari dr. Leonora di Poli Jantung RSUD W. Z. Johannes Kupang.

Baca Juga:  Binda NTT Gelar Vaksinasi di TTU

Roni menambahkan vaksinasi covid-19 merupakan program pemerintah yang sangat baik untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Oleh karena itu, perlu didukung. Jika ada penyakit jantung atau penyakit lain yang pernah diderita, silakan disampaikan kepada dokter saat screening. Dengan demikian dokter yang memutuskan apakah boleh divaksin atau tidak.

(rnc12)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed