oleh

Ketua Golkar NTT Sebut Duet Airlangga-Puan Paling Keren

Jakarta, RNC – Ketua DPD Partai Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menilai wacana duet pemersatu bangsa Airlangga Hartarto dengan Puan Maharani sebagai duet potensial yang bagus. Ia menilai, adanya duet tersebut akan menyatukan partai besar menjadi satu poros yang luar biasa.

“Pak Airlangga dengan Bu Puan itu sebuah potensi yang bagus. Kalau gabungan antara Golkar dengan PDIP antara Pak Airlangga dengan Bu Puan waduh itu keren banget. Berarti KIB dengan PDIP satu poros dong. Mantap kan,” kata Melki, saat diwawancarai, di Jakarta, Jumat (15/7) melansir merdeka.com.

banner BI FAST

Namun, ia mengatakan, saat ini pembahasan tentang sosok capres dan cawapres terus berjalan dan sangat terbuka untuk semua tokoh. Akan tetapi, Melki menilai duet pemersatu bangsa Airlangga dan Puan merupakan duet yang sangat bagus untuk bertarung pada Pemilu 2024.

“Pokoknya kami prinsipnya komunikasi politik bisa terjadi dan bisa membahas apa saja sebelum diputuskan nanti akan kita bahas dari masing-masing partai. Tetai kalau tadi pemersatu bangsa Pak Airlangga Bu Puan itu keren bangeet itu mantap,” ucapnya.

Terpisah, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) bicara soal sosok yang cocok menjadi duet pemersatu bangsa seperti istilah yang sempat diusulkan Ketum NasDem Surya Paloh pada Pilpres 2024. Siapa?

JK awalnya bicara soal semua bakal calon presiden dan calon wakil presiden adalah orang yang bisa mempersatukan bangsa. Dia menilai tak ada bakal capres atau cawapres yang memecah belah bangsa.

“Ya ini juga semua calon-calon ini tidak akan memecah bangsa,” ujar JK di Jakarta Selatan, Kamis (14/7).

JK kemudian bicara soal penafsiran terhadap sosok pemersatu bangsa ini. Dia menyebut-nyebut nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua DPR Puan Maharani, hingga Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

Baca Juga:  Forum Ka'bah Membangun Deklarasi Dukung Anies Capres, Ada Kader PPP

“Jadi memang ada menafsirkan seperti Anies dengan Ganjar atau Ganjar dengan Anies, ya yang lain juga. Tidak berarti kalau Anies dengan katakanlah Puan tidak mempersatukan, mempersatukan. Atau Airlangga dengan Puan, juga bisa mempersatukan. Tidak hanya satu orang mempersatukan bangsa ini,” ujar JK. (*/mdk/rnc)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed