oleh

Lanjutkan Misi Suami, Anggota DPRD NTT Ini Beri Sumbangan untuk Pembangunan Gereja

Ruteng, RNC – Anggota DPRD Provinsi NTT, Jimur Siena Katrina kembali memberikan sumbangan untuk pembangunan Gereja Stasi Meda, Desa Golo Woi, Kecamatan Cibal Barat. Setelah tahun 2019 lalu, politisi PAN itu memberi sumbangan Rp5 Juta. Kali ini ia memberikan sumbangan seng sebanyak 200 lembar untuk kelanjutan pembangunan gereja tersebut.

Bantuan seng tersebut, diserahkan secara langsung oleh Staf pribadinya Sandro bersama Staf Ahli Fraksi PAN Anggota DPRD Manggarai, Alfin Tahe dan diterima secara langsung oleh Ketua Dewan Stasi Meda, Valentinus Torung dan disaksikan oleh seluruh umat yang sedang melaksanakan bakti sosial gereja, Jumat (24/2/23)

Aksi sosial dalam mendukung pembangunan gereja terus dilakukan oleh legislator yang akrab disapa Bu Ena itu. Sebagaimana diketahui, semangat mendorong pembangunan rumah ibadat adalah bagian dari gerakan Bu Ena dalam meneruskan misi sang suami, almarhum Laurensius Bahang Dama.

Almarhum Lorensius semasa hidupnya, terutama saat menjadi Anggota DPR-RI gencar memberikan sumbangan untuk membangun rumah ibadat seperti gereja maupun rumah gendang.

“Bantuan ini adalah bentuk dukungan saya terhadap pembangunan gereja Stasi Meda. Saya tergerak hati melihat umat yang punya semangat secara swadaya dalam membangun gereja ini,” kata Ketua DPD II PAN Manggarai itu kepada RakyatNTT.com di Ruteng.

Usai serah terima bantuan, Sandro yang merupakan staf Bu Ena menjelaskan bahwa bantuan yang telah diberikan adalah bentuk dukungan dan keterlibatan Bu Ena untuk membangun gereja Meda.
Menurutnya, bantuan ini bukan untuk yang terakhir. Apalagi jika mengingat hubungan atau relasi yang terjalin selama ini, membuat Bu Ena merasa memiliki kedekatan sebagai keluarga dengan warga atau umat Stasi Meda.

“Bu Ena berpesan, semoga pengerjaan material yang diserahkan hari maksimal digunakan. Jika masih membutuhkan satu dan lain hal, Bu Ena pasti ambil bagian. Tentu tak semuanya dari beliau, tapi dia pasti selalu ambil bagian,” kata Sandro.

Sementara itu, Ketua Dewan Stasi Meda, Valentinus Torung mengatakan, pembangunan gereja sudah berlangsung lebih dari tiga tahun. Proses pembangunan dilakukan secara berkala sesuai dengan dana yang ada.

Sebagian dana, bersumber dari kontribusi umat sebagianya lagi berasal dari Donatur. Ia berharap, selain Bu Ena ada juga para dermawan yang sedia membantu.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bu Ena. Kami tidak lupa dengan kebaikannya. Bu Ena adalah bagian dari keluarga kami. Itu sudah kami rasakan sejak 2019 lalu,” kata Valentinus

Ketua Panitia, Hironimus Bumbun menyampaikan terima kasih kepada Bu Ena  yang ikut meringankan beban Umat Gereja Stasi Meda. Ia juga menyampaikan umat juga terus memberi dukungan terhadap kesuksesan Bu Ena.

“Kami menyadari bahwa seng sebanyak 200 lembar itu tidak sedikit mengingat situasi dan kondisi harga barang saat ini, namun itu tidak menjadi kendala bagi ibu Siena. Bukan hanya itu, sejak awal pembangunan Kapela ini  beliau sudah membantu kami Itulah yang membuat seluruh umat stasi Meda merasa utang budi dengan ibu Siena,” pungkasnya. (rnc23)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *