Borong, RNC – Leonardus Bade, pemuda asal Kampung Nale, Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), harus berhadapan dengan Sat Reskrim Polres Matim. Ia ditangkap polisi atas dugaan kasus pencurian di counter handphone (HP) milik Aji Kristiadi yang beralamat di Jalan Trans Flores Borong, Kelurahan Ranaloba, Kecamatan Borong, Kamis (19/1/2026) lalu, sekira pukul 02.00 Wita.
Personil Sat Reskrim Polres Matim bekerja sama Jatarnas Polres Manggarai mengamankan Leonardus Bade, saat asyik nongkrong bersama teman wanitanya di kos yang berada di Waepalo, belakang SMPN 2 Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Jumat (24/2/2026), sekira pukul 11.30 Wita. Kapolres Matim, AKBP I Ketut Widiarta, melalui Kasat Reskrim, IPTU Jefry Dwi Nugroho Silaban, S.Tr.K menerangkan, Leonardus Bade tangkap berdasarkan Laporan Polisi LP/B/13/II/2023/SPKT/Polres Manggarai Timur/Polda NTT, tertanggal 13 Februari 2023.
“Kita telah mengamankan seorang pelaku dugaan pencurian HP dan uang di counter HP milik Aji Kristiadi, di Jalan Trans Flores – Borong. Sementara satu pelaku lain sedang dalam pencarian,” ujar Jefry, Minggu (26/2/2026). Dia menjelaskan, pelaku Leonardus Bade alias Nardi alias Ardi alias Adi bersama temannya Hendra Putra alias Hendi, melalui tembok bagian belakang warung “Sabar Menanti” dengan cara memanjat tembok setinggi dua meter. Setelah itu, kedua pelaku masuk ke warung dan selanjutnya masuk ke counter handphone. Kedua pelaku lalu mengambil dua unit handphone merk Vivo Y22 warna biru, dan Vivo tipe Y57 warna hitam, dan uang Rp 4.500.000, serta rokok “Sampoerna” enam bungkus,” sebut Jefry.
Selanjutnya kata Jefry, pelaku Leonardus Bade menjual handphone tersebut ke sopir trevel di Borong berinisial DN, seharga Rp 700.000, pada 26 Januari 2023. “Personil Sat Reskrim, AIPDA Asten Sina berhasil mengamankan handphone curian vivo Y22 yang telah dijual pelaku ke DN. Hasil klarifikasi DN, dia mengakui telah membeli handphone tersebut dari Leonardus,” kata Jefry sembari menambahkan, pelaku lain atas nama Hendra Putra alias Hendi, masih dalam pencarian pihak kepolisian. (rnc19)








