oleh

Jadi Buruan Calon Partai Lain, Maksi Ngkeros Tetap Yakin Demokrat Usung Kader Sendiri

Ruteng, RNC – Partai Demokrat Kabupaten Manggarai menjadi buruan para bakal calon Bupati (Bacabup) dan bakal calon Wakil Bupati Manggarai periode 2024-2029. Informasi yang diperoleh RakyatNTT.com, sedikitnya ada 11 bakal calon ikut mendaftar di partai berlambang mercy itu pada bulan April lalu.

Menariknya, dari belasan pendaftar sebagian besarnya adalah kader partai lain. Di antaranya ada Heribertus Ngabut (Golkar), Kosmas Banggut (PKB) Ben Isidorus (Hanura), Paulus Jemarus (Hanura), Timotius Terang (Perindo), Thomas Dohu (Nasdem) dan Victor Slamet (Nasdem). Ada juga bakal calon yang berasal dari kalangan profesional yakni dr. Ronal Susilo, Marta Tulis dan Fransiskus Ramli.

Sebagian besar bakal calon tersebut mendaftarkan diri secara tunggal atau tidak berpasangan. Satu-satunya yang mendaftar berpasangan adalah Viktor dan Fransiskus Ramli dengan nama paket VIRAL.

Sementara itu, satu-satunya kader Demokrat yang ikut mendaftar adalah Ir. Maksimus Ngkeros. Mantan Kepala Bapeda Manggarai Timur (Matim) itu digadang-gadang menjadi jagoan Demokrat Manggarai pada Pilkada 2024 ini.

Ir. Maksimus Ngkeros mengatakan, banyaknya calon yang mendaftar di Partai Demokrat merupakan sesuatu yang wajar. Pasalnya, Demokrat merupakan partai pemenang Pemilu di Kabupaten Manggarai baru-baru ini. Demokrat seperti menjadi primadona atau gadis cantik buruan para lelaki.

“Jadi Partai Demokrat ini ibarat gadis cantik atau gadis molek yang siap dipersunting oleh banyak orang. Bahkan saya dengar ada 9 orang yang mendaftar di Partai Demokrat. Namun karena Partai Demokrat memiliki kader yang maju yaitu saya sendiri, saya yakin sekali Partai Demokrat pasti mengusung kadernya sendiri,” jelasnya, Senin (27/5/2024.

Maksi menegaskan, dirinya tak merasa tersaingi oleh kehadiran para calon tersebut. Ia sendiri mengaku sudah melakukan perjalanan yang sangat jauh dan berbagai persiapan yang matang menjelang Pilkada 2024.

Baca Juga:  MA Ubah Aturan Batas Usia, Jalan Mulus untuk Kaesang Maju Pilgub 2024

Kata dia, kekuatan politik tidak dapat dibangun dalam waktu sesaat atau singkat. Semua membutuhkan proses. Itulah mengapa sejak awal ia masuk sebagai kader Partai Demokrat.

“Sebagai kader, saya yakin bahwa Demokrat pasti mengusung kadernya sendiri,” katanya.

Sementara itu, ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Manggarai, David Suda mengatakan, nama-nama para bakal calon yang mendaftar di Demokrat telah dikirimkan ke DPD dan DPP. Selanjutnya, partai akan melakukan survei. Meski demikian, hasil survei bukan menjadi keputusan final, melainkan ada syarat lain mesti dipenuhi oleh bakal calon.

“Jadi Partai Demokrat tidak memilih yang elektabilitasnya rendah sekali dan juga tidak harus yang tinggi elektabilitasnya, tentu ada syarat lainya juga. Karena yang hasil survei elektabilitasnya tinggi kan juga belum tentu menang,” ujarnya.

Setelah suvei, selanjutnya akan dilakukan penjaringan bagi yang terpilih. Proses ini berlangsung secara serius karena Demokrat punya target untuk menang di Pilkada kali ini.

Terkait dengan kader Demokrat yakni Maksi Ngkeros, David mengaku semuanya mendapatkan perlakuan yang sama dengan kandidat lain. Ia juga membenarkan bahwa selama ini Maksi Ngkeros telah berkeliling dan melakukan sosialisasi dengan menggunakan label atau lambang Demokrat.

“Sejak dua tahun lalu, sudah ada yang di Demokrat yaitu Pak Maksi Ngkeros, tetapi tidak secara otomatis, harus melalui tahapan survei untuk melihat apakah diterima di masyarakat atau tidak. Survei ini kan untuk menentukan popularitas dan elektabilitas, kedua, tentu untuk memenangkan nanti tentu kita harus evaluasi,” pungkasnya. (rnc23)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *