oleh

Yakin Tak Hanya Jonas dan Thomas, Kejati Diminta Tidak Tebang Pilih

Kupang, RNC – Kasus korupsi pengalihan aset tanah milik Pemkot Kupang dinilai bakal menjerat banyak orang. Tak hanya Jonas Salean dan Thomas More, sejumlah pejabat yang namanya disebut-sebut ikut menikmati mesti diperiksa.

Pengamat hukum Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Mikhael Feka kepada RakyatNTT.com, Jumat (23/10/2020) mengatakan Kejati NTT perlu diberi apresiasi karena telah berupaya menyelamatkan aset pemerintah.

“Saya apresiasi aparat penegak hukum yang menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” kata Mikhael.

BACA JUGA: Jonas Salean Cs Rugikan Negara Rp 66,6 Miliar

Lebih lanjut, menurut dia, tindak pidana korupsi bisa berupa uang dan bisa berupa barang, baik bergerak maupun barang tidak bergerak. Oleh karena itu, apa yang dilakukan oleh penegak hukum patut diapresiasi dalam rangka menyelamatkan aset pemerintah yang disalahgunakan.

Hal ini untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat Kota Kupang. Kasus yang melibatkan mantan wali kota ini, kata Mikhael, menjadi pembelajaran berharga bagi semua pejabat dan ASN agar berhati-hati dalam mengelola aset negara.

“Saya harap agar siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut semuanya terungkap karena saya yakin ini bukan pelaku tunggal,” ujar Mikhael.

(rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed