oleh

Kajati Sebut Jonas Bagi-bagi Tanah untuk Keluarga, Siapa Saja?

Kupang, RNC – Kasus bagi-bagi tanah yang melibatkan mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean bakal berbuntut panjang. Pasalnya, tak hanya diberikan kepada pejabat, tanah tersebut juga dibagi-bagi untuk istri dan keluarga dekat.

Dalam jumpa pers di gedung Kejati NTT, Kamis (22/10/2020), Kajati NTT, Dr. Yulianto menjelaskan salah satu alasan Jonas Salean ditetapkan sebagai tersangka karena sejak awal sudah ada niat jahat (mensrea) untuk membagi-bagi tanah tidak sesuai prosedur.

BACA JUGA: Ini Kronologi Kasus Tanah Pemkot yang Jerat Jonas Salean dan Thomas More

Ia menyebutkan tanah itu dibagikan kepada istri, menantu dan kerabat dekatnya. “Mensrea itu ada karena bagi-bagi tanah kepada istri dan keluarga dekat,” tegas Yulianto.

Berdasarkan penelusuran RakyatNTT.com, dari 39 nama yang terpampang pada plang yang dipasang penyidik saat menyita tanah kapling tersebut, ada setidaknya 9 orang dekat Jonas Salean, termasuk istrinya.

Berikut keluarga dan kerabat Jonas Salean yang diduga mendapat jatah tanah:

1. A. Resdiana Ndapamerang (519m2) (Istri)
2. Jacob Laurens Tokoh (508m2) (adik ipar)
3. Agustina Saudale (500m2) (adik ipar)
4. Johnicol Sine (400m2) (suami keponakan)
5. Lukas D. Satrio (512m2) (menantu)
6. Indra Tambengi (565m2) (menantu)
7. Yulius Tambengi (457m2) (besan)
8. dr. Ronal M. Louk (400m2) (keponakan)
9. dr. Evelin Manoraja (500m2) (keponakan)

Total luas tanah yang dikuasai 9 orang dekat Jonas Salean mencapai 4.361 meter persegi. Ditambah dengan jatah Jonas Salean seluas 774 meter persegi, sehingga secara keseluruhan tanah yang dikuasai Jonas dan keluarganya adalah 5.135 meter persegi.

BACA JUGA: Kasus Jonas Salean Sejak Awal Sudah jadi Atensi KPK

Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (22/10/2020) siang, mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean yang juga anggota DPRD NTT dari Fraksi Golkar bersama mantan Kepala BPN Kota Kupang, Thomas More ditetapkan jadi tersangka dan ditahan di Rutan Klas IIB Kupang. Keduanya dinilai penyidik paling bertanggung jawab dalam kasus bagi-bagi tanah milik Pemkot Kupang.

(rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed