oleh

Yayasan Adonay dan Gemprodem Gelar Pelatihan Kepemimpinan Trasformatif

Kupang, RNC – Kepemimpinan lekat dengan kepiawaian berkomunikasi secara efektif agar pesan yang disampaikan dipahami dan termanifestasi dengan sempurna. Demikian juga seorang pemimpin harus mampu mengomunikasikan ide dan gagasan dengan baik agar dimengerti oleh jajarannya.

Apalagi jika berbicara kepemimpinan organisasi yang membutuhkan ketrampilan dari para pemimpinnya agar organisasi berjalan efektif. Sebab pemimpinlah yang menentukan keberhasilan organisasi yang dipimpinnya. Sehingga cara berkomunikasi seorang pemimpin tidak lepas dari kepribadiannya.

Hal ini disampaikan Dr. Hendrik A.E. Lao, M.Pd, akademisi IAKN Kupang dalam paparan materi Keterampilan Komunikasi, yang disampaikan pada Pelatihan Kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Yayasan Adonay Inspiratif Kepemimpinan berkolaborasi dengan Gerakan Mahasiswa Pro Demokrasi Ende Lio (Gemprodem E.L), Sabtu (26/2/2022) di Kupang.

“Kegiatan ini memberikan ruang bagi kami mahasiswa untuk mempersiapkan dan menempa diri menjadi pemimpin muda Nusa Tenggara Timur,” kata Ketua Gemprodem Ende Lio, Falentinus Roga.

Falentinus menjelaskan pihaknya bersyukur berkesempatan mendalami soal kepemimpinan. Tidak hanya sebatas teori, tapi bagaimana praksis menjadi pemimpin yang berkarakter, terampil komunikasi, memiliki kualitas dan kapasitas personal sebagai aset sumber daya manusia menghadapi tantangan era 4.0.

Senada dengan itu, Aulora Agrava Modok selaku Pembina Yayasan Adonay, menuturkan NTT memiliki aset sumber daya manusia yang melimpah. Oleh karena itu, ia yakin upaya mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas akan melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter, ahli dan visioner dalam menunaikan kerja-kerja besar membangun masyarakat.

“Kepemimpinan transformatif sangat dibutuhkan karena mampu beradaptasi dengan perubahan jaman, serta mampu untuk melakukan terobosan-terobosan hebat dengan cara-cara baru yang inovatif,” kata Aulora.

Aulora menambahkan kepemimpinan menjadi kunci kemajuan masyarakat dan bangsa, sehingga pemimpin-pemimpin muda yang ditempa serius, maka mereka akan mampu menjadi pelopor dan penggerak gebrakan luar biasa. Sebab kepemimpinan adalah sejatinya berdampak memajukan kehidupan. Bukan sebaliknya. Dengan demikian, membangun sumber daya manusia adalah kerja maha besar menuju generasi Emas Indonesia 2045.

Baca Juga:  EF Kids & Teens Latih Guru Bahasa Inggris di 6 Area Wisata, Termasuk NTT

(*/rnc)

 

Download Apps RakyatNTT.com sekarang di https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *