oleh

3.560 Dosis Vaksin Tiba di Kefamenanu, Dikawal Ketat TNI/Polri

Iklan Covid Walikota Kupang

Kefamenanu, RNC – Sebanyak 3.560 dosis vaksin Covid-19 yang diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah tiba di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Jumat (29/1/2021) sore, sekira pukul 17.00 wita.

Vaksin jenis Sinovac tersebut dikawal ketat aparat Kodim 1618/TTU, Polres TTU, Sat Pol PP, Satuan Brimob dan Dinas Kesehatan Kabupaten TTU.

Iklan Dimonium Air

BACA JUGA: Kisa Ibu Maria, Guru dari TTU, Rutin Kunjungi Muridnya Selama Masa Pandemi

Disaksikan media ini, vaksin langsung diamankan di Gedung Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten TTU yang berlokasi persis di lingkungan Puskesmas Sasi, Kecamatan Kota Kefamenanu. Hadir dalam kegiatan penjemputan di kilometer 9 yakni Dandim 1618/TTU Letkol Arm. Roni Junaidi, S.Sos, Kadis Kesehatan TTU Tom Laka, Kepala Badan Lingkugan Hidup TTU Yonas Tameon, Kabag Ops Polres TTU beserta Danki Satgas Brimob Polda NTT.

Selain vaksin, barang-barang lain yang diserahkan oleh Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Provinsi NTT, Emma Simanjuntak berupa APD sebanyak 364 paket, alkohol swab sebanyak 18 box dan safety box sebanyak 35 pieces. “Rencana penerimaan vaksin Covid-19 tahap awal adalah 1.737 tenaga kesehatan dan 10 orang pejabat publik. Launching tahap awal akan dilaksanakan pada tanggal 4 Februari di Puskesmas Kota Kefamenanu,” ungkap Kadis Kesehatan TTU, Tomas Laka kepada RakyatNTT.com.

Lebih lanjut, Tom Laka menjelaskan, pendistribusian vaksin akan ditujukan kepada 6 puskesmas seperti Puskesmas Sasi, Puskesmas Nunpene, Puskesmas Wini, Puskesmas Lurasik, Puskesmas Eban dan puskesmas Maubesi. “Kami berharap tenaga kesehatan sebagai garda terdepan ketika divaksin maka ada kekebalan tubuh atau imunitas yang kuat terhadap Covid-19,” ungkapnya.

BACA JUGA: Awal Januari 2021 RSUD Kefamenanu Rawat 3 Pasien DBD

Sebelum melakukan vaksinasi terhadap sasaran selanjutnya yakni masyarakat, lanjut Tom Laka, Dinas Kesehatan TTU akan melakukan proses screening. Kalau hasil screening tidak memenuhi syarat seperti jika ada penyakit penyerta seperti jantung, selain itu ibu hamil dan lansia tidak diperbolehkan untuk menerima divaksin. “Masyarakat tidak usah khawatir kalau vaksin ini akan menimbulkan dampak negatif,” ujarnya.

Baca Juga:  Data Covid-19 NTT 29 April: Tambah 49 Positif, 4 Meninggal Dunia

Untuk diketahui penyimpanan vaksin di Puskesmas Sasi di gudang Farmasi dikawal ketat aparat TNI dan Polri serta Brimob dengan tempat penyimpaman fefrigerator RCW 42EK dan RCW 50EK. (rnc17)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed