oleh

AirAsia Buka Gerbang Wisata di Wilayah Timor dan Sekitarnya

Kupang, RNC – Hadirnya maskapai Indonesia AirAsia dengan rute barunya Kupang-Denpasar membawa dampak positif bagi NTT, khususnya wilayah Timor, Rote, Sabu dan Sumba. Pemprov NTT mengakui ini menjadi motivasi baru untuk meningkatkan sektor transportasi, pariwisata dan ekonomi daerah.

20231106 120334 scaled
Ads

Dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Sotis Kupang, Selasa (28/11/2023), Kepala Dinas Perhubungan NTT, Isyak Nuka memberi apresiasi kepada Indonesia AirAsia yang telah membuka rute baru Kupang-Denpasar yang bakal dimulai pada 16 Desember 2023.

Menurutnya, ini menjadi bukti adanya pertumbuhan layanan penerbangan di NTT, apalagi AirAsia adalah salah satu maskapai besar yang cukup terkenal. Ia berharap AirAsia bisa berkembang baik dan diterima masyarakat NTT dan ke depan bisa membuka rute penerbangan di 15 bandara yang ada di NTT. Pasalnya, potensi wisata di NTT merata di berbagai pulau di NTT. “Ini sebenarnya menjadi cita-cita kami pemerintah dan akhirnya AirAsia menjawab agar tidak hanya rute Labuan Bajo-Denpasar, tetapi ditambah dengan Kupang-Denpasar,” ucapnya.

Ia menambahkan, kehadiran maskapai AirAsia ini bakal membuat harga tiket tidak lagi dimonopoli oleh satu maskapai saja. Selain itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Joni Lie Rohi Lodo menyampaikan bahwa sejak dibukanya rute Labuan Bajo-Denpasar sudah membuktikan bahwa AirAsia sangat berperan penting dalam mendatangkan pengunjung luar negeri untuk berwisata ke Labuan Bajo.

20231106 123819 scaled
Ads

Namun kali ini, dengan rute baru Kupang-Denpasar secara langsung wisata di daratan Timor, Rote, Alor, dan Sumba dipastikan bakal lebih berkembang. “Tentu akan membawa dampak baik. Orang akan mengenal destinasi wisata NTT yang lain seperti di Timor, Alor, Rote Ndao dan Sumba,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus membangun koordinasi dengan berbagai mitra wisata dan ekonomi kreatif agar bisa menyambut baik motivasi AirAsia, yakni mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah melalui layanan transportasi udara.

General Manager Bandara El Tari Kupang, Lilik Pujianto menyebutkan saat ini kondisi bandara El Tari Kupang layak dan masih sangat bisa untuk menambah layanan penerbangan. Baik terminal maupun landasan pacu telah memenuhi syarat. “Kemudian dengan harga tiket tentu akan bersaing karena sudah dua maskapai antar Denpasar-Kupang. Rata-rata penerbangan besar itu yang di Kupang itu biasanya hanya 30-45 menit saja untuk kemudian lanjut lagi,” ucapnya.

Selanjutnya, Head of Indonesia Affairs and Policy of Indonesian Air Asia, Eddi Krismeidi Soemawilaga menyampaikan maskapai AirAsia tidak hanya melayani perjalanan penumpang, namun dipastikan akan ada layanan kargo bagi masyarakat.

Harga spesial yang ditentukan adalah senilai Rp1,3 jutaan untuk sekali perjalanan. “Di tahap awal ini, layanan rute Kupang-Denpasar jadwalnya tiga kali seminggu,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Eddi rute baru ini membuka koneksi bagi masyarakat untuk terhubung dengan rute lainnya yakni Jakarta, Surabaya, Kuala Lumpur, Singapura dan Perth di Australia. (rnc04)

20231106 174132 scaled
Ads

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *