oleh

Demokrat Dukung SBS di Malaka, Tapi Ada Syaratnya….

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Malaka akan tetap mendukung bupati petahana Stef Bria Seran (SBS) dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2020.

Informasi tersebut disampaikan Plt. Ketua DPC Kabupaten Malaka, Anselmus Tallo kepada RakyatNTT di sela-sela kegiatan Sekolah Demokrat di Resto Celebes, Kupang, Senin (12/8/19) lalu.

Iklan Dimonium Air

Mantan Wakil Ketua DPRD NTT periode 2004-2009 ini menambahkan dukungan tersebut dengan syarat ada kader dari Partai Demokrat yang dimunculkan untuk diduetkan dengan SBS sebagai wakil sama seperti 2015 lalu, yakni alm. Daniel Asa adalah Wakil Bupati yang mampu memenangkan Pilkada pada tahun 2015 bersama bupati saat ini.

“Pada prinsipnya mendukung pemerintahan yang sekarang, pada pilkada 2020 kita tetap mendorong dengan ketentuan ada kader dari Partai Demokrat yang harus dimunculkan sebagai posisi wakil, karena 2015 lalu Demokrat kan wakil,” harap Ansel.

Anggota DPRD NTT yang kembali terpilih ke-4 kalinya dari dapil NTT 7 ini menambahkan dalam menentukan wakil harus mempertimbangkan geo politik atau keterwakilan wilayah dari pasangan yang akan diusung. Misalnya wilayah dataran tinggi dan dataran rendah di Kabupaten Malaka untuk saat ini Demokrat mempunyai kader dari dataran tinggi yang punya track record luar biasa yakni Emanuel Wempy yang sudah tiga periode sebagai anggota DPRD.

Ansel sebagai pimpinan DPC sedang melakukan pendekatan untuk menyodorkan Emanuel Wempy sebagai calon Wakil Bupati Malaka. Alasannya sosok Emanuel memiliki kapasitas dan elektabilitas karena sudah teruji tiga periode terpilih sebagai anggota DPRD. Selain itu, Emanuel punya basis masa karena pada tahun 2019 dari enam anggota DPRD asal dapil Malaka III ia memperoleh suara tertinggi.

“Beliau punya kapasitas juga punya elektabilitas, karena sudah teruji selama tiga periode. Juga punya basis massa, karena di dapil Malaka III ia memperoleh suara tertinggi dari enam anggota dewan yang terpilih,” kata Ansel.

Partai Demokrat yang memiliki 2 kursi di DPRD Malaka tahun 2019 menyadari betul betapa pentingnya berkoalisi. Dengan komposisi 25 anggota DPRD di kabupaten Malaka, maka untuk mengusung satu pasangan calon harus memiliki minimal 5 kursi di DPRD, sehingga memenuhi persyaratan 20 persen mengusung satu paslon. Di Malaka sendiri PDIP sebagai partainya Bupati incumbent memiliki tiga kursi sehingga koalisi PDIP-Demokrat sudah cukup untuk mengusung Stef Bria Seran-Emanuel Wempy di Pilkada Malaka 2020. (rnc02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed