oleh

Update Data Bencana NTT: 124 Orang Meninggal, 13 Ribu Mengungsi, Ini Rinciannya

Iklan Demokrat

Jakarta, RNC – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Rabu (7/4/2021) pukul 15.00 Wita, terdapat 124 orang meninggal akibat badai Seroja, Minggu (4/4/2021) hingga Senin (5/4/2021). Sementara itu, sebanyak 13.230 orang mengungsi.

Sebanyak 15 wilayah administrasi kabupaten dan kota di NTT terdampak. Di antaranya Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao, Ende, Sabu Raijua, Alor, Kupang, Belu, Timor Tengah Utara, Kota Kupang.

Iklan Dimonium Air

“Dan kami akan merinci seberapa banyak data yang kami dapatkan. Di sini data dari 124 jiwa yang meninggal, 67 dari Kabupaten Flores Timur, kemudian dari Lembata ada 28, kemudian 21 dari Kabupaten Alor, kemudian 3 dari Kabupaten Malaka, 2 dari kabupaten Sabu Raijua, 1 dari kota Kupang, 1 dari Kabupaten Ende, dan 1 dari Kabupaten Kupang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam konferensi pers virtual dari Graha BNPB, Jakarta, Rabu (7/4/2021).

BACA JUGA: Wali Kota Jeriko Minta Pelaku Usaha Bantu Pulihkan Keadaan, Jangan Naikkan Harga

Selain itu, saat ini masih ada wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang padam akibat jaringan listrik putus pasca siklon tropis seroja. “Upaya-upaya penanganan terus dilakukan. Kemudian juga memperbaiki jaringan listrik dan telekomunikasi. Tadi malam masih ada satu wilayah yang belum bisa kembali lagi jaringan listriknya,” ungkap Raditya.

Namun, kata Raditya, saat ini sudah dilakukan proses perbaikan dengan koordinasi antara Wakil Gubernur NTT dengan PLN. “Dan sudah dilakukan koordinasi dengan Wakil gubernur dan PLN untuk memberikan instruksi lanjutan,” jelasnya.

(*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed