oleh

Update Data Bencana: 7.813 Rumah di Kupang Rusak, 6 Meninggal, 38 Ribu Warga Terdampak

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Kota Kupang merupakan salah satu daerah terparah yang terdampak badai tropis Seroja, Minggu (4/4/2021) hingga Senin (5/4/2021) lalu. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, Jumat (9/4/2021), terdapat 38.345 warga terdampak bencana tersebut.

Dalam data sementara yang diterima RakyatNTT.com, sebanyak 7.813 rumah rusak. Rinciannya, rusak berat 43 unit, rusak sedang 102 unit dan rusak ringan sebanyak 7668 unit. Sebanyak 43 rumah yang rusak berat yakni di Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo.

Iklan Dimonium Air

Selain rumah warga, fasilitas umum yang rusak juga cukup banyak. Terdapat 25 fasilitas pendidikan, 13 fasilitas kesehatan, 43 fasilitas peribadatan, 2 infrastruktur jalan, 5 fasilitas perdagangan dan 10 fasilitas pemerintah.

Terdapat 38.345 warga terdampak bencana dan saat ini sebanyak 1.285 di antaranya masih mengungsi. Mereka ditempatkan di 8 posko penampungan.

Untuk korban jiwa, terdata sebanyak 6 orang. Mereka menjadi korban akibat rumahnya tertimpa pohon dan juga korban karena perahu tenggelam dihantam badai. Sementara korban luka berat terdata sebanyak 8 orang.

Plt. Kepala BPBD Kota Kupang, Elvianus Wairata mengatakan Pemkot Kupang sejak Minggu (4/4/2021) terus mendata para korban dan menangani warga yang mengungsi. Dan pada puncak badai Seroja, Senin (5/4/2021) korban makin bertambah. Begitu pula jumlah pengungsi.

BACA JUGA: Pagi Ini ASN Pemkot Kembali Turun ke Jalan, Wali Kota Jeriko Ikut Angkat Sampah

Saat ini, kata Elly-sapaan karib Elvianus Wairata, mengatakan tak hanya Pemkot Kupang yang terlibat dalam penanganan bencana ini, pihak swasta juga ikut berpartisipasi memberikan bantuan. Ia merincikan, bantuan logistik datang dari Bank BTN Kota Kupang , Alfamart Kota Kupang , Pihak Pembangunan Bendungan Manikin Kabupaten Kupang Paket 1, OPPO SmartPhone Kota Kupang, LIONS CLUB Makassar Kota Kupang dan BIN Kota Kupang.

Baca Juga:  Penyegaran Iman, Momen Doa Bersama untuk Kota Kupang Bangkit

Untuk bantuan peralatan khususnya alat berat yakni dari PT Trakindo Kota Kupang untuk evakuasi di lapangan. Pemkot juga telah mendistribusikan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak berupa selimut, susu balita 5+, ikan kaleng, biskuit, telur, beras, vitamin, pasta gigi, sikat gigi, sabun mandi , minyak goreng, gula pasir, mie instan, air mineral, sarung, handuk , dan masker ke tempat pengungsian.

Beberapa posko pengungsian yang disiapkan, yakni di SD Oesapa, SD AL- Fitrah Oesapa sebanyak 36 KK/200 jiwa, Masjid Al- Baitun Qadrin sebanyak 45 KK/280 jiwa, Gereja Bet`el Oesapa 37 KK/165 jiwa, Gereja Maranatha Oebufu 35 KK/180 jiwa, Gereja Kaiserea BTN sebanyak 25 KK/200 jiwa, SDI Oesapa kecil sebanyak 32KK/160 jiwa, SD Inpres Labat sebanyak 18 KK/84 jiwa dan SD kristen Kuasaet sebanyak 54 KK/300 jiwa. “Pelayanan kesehatan terus berjalan di titik pengungsian dan telah dilakukan rapid antigen di 1 titik pengungsian,” kata Elly. (rnc)

  • 162
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed