Kabar Duka, 18 Warga NTT Tewas dalam Kecelakaan Maut di Papua Barat

Headline, Humanioradibaca 7,911 kali

Manokwari, RNC - Kecelakaan maut merenggut nyawa 18 warga NTT di Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Rabu (13/4/2026). Dikabarkan, truk yang ditumpangi 29 warga NTT yang merupakan pekerja tambang menabrak gunung di kilometer 10 Pegunungan Arfak.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Kerukunan Flobamora Clinton Tallo menyebutkan ke-18 penumpang yang tewas ini merupakan warga asal NTT. Total ada 29 penumpang dalam truk yang hendak menuju kota tersebut. “Ada 18 orang dan semua berasal dari NTT. Selain itu sisa penumpang masih dalam keadaan kritis,” ujar Clinton.

Ia mengatakan korban yang masih dalam kondisi kritis sudah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif. Saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendata identitas para korban.

Menurutnya, dari 18 korban tersebut, diketahui 16 orang berasal dari Kabupaten Belu dan Malaka, satu orang dari Amarasi Kabupaten Kupang dan satu orang dari Kabupaten Sikka. “Semua warga merupakan pekerja tambang pada perusahaan di Manokwari,” jelasnya.

Untuk diketahui, kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Rabu (13/4/2026). Kecelakaan itu melibatkan sebuah truk yang membawa 29 penumpang.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Kombes Pol Raydian Kakrosono mengatakan, 13 orang tewas di lokasi kejadian. Sisanya, meninggal saat mendapat perawatan di rumah sakit. Kecelakaan diduga terjadi karena rem truk tersebut blong.

(*/kmp/rnc)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *