oleh

Kadis Pendidikan Manggarai Dorong Penguatan Karakter Pancasila bagi Siswa

Ruteng, RNC – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Manggarai, Fransiskus Gero mendorong sekolah menguatkan karakter pancasila bagi siswa. Anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa memiliki karakter menghadapi tantangan bangsa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kadis Frans saat menghadiri kegiatan Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Peluncuran Perpustakaan Digital di UPTD SMPN 1 Langke Rembong, Selasa (13/12/2022). Kadis Frans datang bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Manggarai Kanisius Nasak.

Dalam sambutannya, Kadis Frans menjelaskan, sekolah merupakan tempat utama penguatan terhadap Profil Pelajar Pancasila (5P) terhadap siswa.

Ia kemudian mengapresiasi kinerja baik yang telah ditunjukkan oleh SMPN 1 Langke Rembong. Apalagi sekolah itu sudah mengambil kurikulum merdeka jalur mandiri berubah. Salah satu unsur dalam kurikulum merdeka jalur mandiri berubah adalah penguatan projek profil pelajar pancasila.

“Ini berdasarkan edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (RI) Nadiem Makarim, No 56/M/2022, tentang penguatan profil pelajar pancasila, secara substansial,” kata Kadis Frans.

Ketua Persatuan Alumni GMNI Manggarai itu menjelaskan idealnya kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (5P) adalah kegiatan yang harus dilaksanakan lintas mata pelajaran. Dalam istila perguruan tinggi biasa disebut interdisipliner yang bersrti tidak ada ego sektoral antara mata pelajaran yang satu dengan yang lain.

“Dengan kegiatan ini saya berharap agar anak-anak kita di Manggarai mencapai kompetensi sesuai karakter pancasila,” katanya.

Tokoh asal Manggarai Timur (Matim) itu menambahkan bahwa saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah mencanangkan 7 tema untuk melaksanakan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Profil tersebut antara lain Gaya hidup berkelanjutan, Kearifan lokal, Bhineka Tunggal Ika, Bangunlah Jiwa dan Raganya, Suara Demokrasi, Berekayasa dan Berteknologi untuk Membangun NKRI, dan Kewirausahaan.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1 Langke Rembong Adrianus Ndiri Lirik, mengatakan kegiatan tersebut merupakan Gelar Karya Perdana SMP Negeri 1 Langke Rembong, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (5P).

Adrianus membeberkan, Tahun Ajaran baru 2023, sekolah yang ia pimpin itu, sudah menggunakan Kurikulum Merdeka. Salah satu aspek penting dalam Kurikulum Merdeka adalah kegiatan kurikuler yang di dalamnya sudah memuat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau biasa disebut (5P).

“Di dalam project ini yang paling penting adalah siswa dan siswi kita harus memiliki karakter pancasila,” kata Kepsek Adrianus.

Ia juga menguraikan bahwa harus ada dimensi-dimensi pancasila dalam diri anak-anak sekolah. Dimensi tersebut mesti ada di dalam diri mereka. Kemudian instrumen yang memunculkan dimens itu terwujud melalui projek (5P).

“Saya sangat bangga dengan siswa dan siswi kami. Karena yang mereka lakukan sekarang ini adalah kreasi dan itu lahir dari inisiasi mereka sendiri,” katanya.

“Jadi yang sekarang ini mereka belajar itu belajar berbasis projek. Mereka bukan mengerjakan projek, tetapi kegiatan pembelajaran itu sendiri yang disebut pemberian berbasis projek artinya bahwa segala inisiasi ide, kreasi, tanggung jawab dan kemandirian itu lahir dari siswa sendiri bukan dari guru, atau fasilitator. Fasilitator itu tugasnya hanya mendampingi siswa saja,” tandasnya. (rnc23)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *