Kunker ke Sekolah, Bupati Nagekeo Minta Dana BOS Dikelola Transparan

Nagekeodibaca 380 kali

Mbay, RNC - Bupati Nagekeo, Johanaes Don Bosco Do kembali melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kelurahan Wolopogo dan Kelurahan Rega, Kamis (3/6/2026).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Kadis Pertanian Oliva Monika Mogi SP. , Kadis Peternakan Ir. Klementina Dawo, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Remigius Jago, ST.MT, Camat Boawae Vitalis Bay bersama jajarannya, Lurah Rega Hieronimus Lao Meze, S.Kom bersama jajarannya, Lurah Wolopogo Yosefina S.S.U.Boleng bersama jajarannya serta para Pengawas SD dan sejumlah kepala sekolah.

Dalam kunker tersebut, Bupati Don mengunjungi sekolah-sekolah yakni SDI Wudu, SMPS Patimura Wudu, SDK Wolopogo, dan SDK Rega. Ia juga mengunjungi pengrajin parang, melihat langsung aktivitas ibu-ibu Dasawisma dan Kelompok Wanita Tani sebanyak 17 kelompok dalam pameran mini di Kelurahan Wolopogo. Juga mengikuti penanaman bibit bambu binaan Yayasan Bambu Lestari dan peletakan batu pertama rumah layak huni. Selain itu, meninjau pengerjaan saluran irigasi Hobonaku 2, penanaman perdana kacang tanah dan jagung di Kelompok Malawitu, Kelurahan Rega.

Salah satu tempat yang dikunjungi Bupati Don dan rombongan adalah SMPS Patimura Wudu. Di hadapan para guru dan pegawai di sekolah tersebut, Bupati Don menekankan beberapa poin penting, yaitu wajib memetakan dan melakukan assessment kompetensi minimal yang dicapai setiap anak per mata pelajaran.

“Bagaimana anak yang berkebutuhan khusus, bagaimana mereka menyerap, memahami mata pelajaran itu sangat rendah dan bagaimana membantu dia supaya naik level minimal dia pasti melewati kompetensi minimal yang dituntut. Saya akan ketemu dengan kepala sekolah dan guru yang acuh dengan anak-anak yang berkebutuhan khusus,” kata Bupati Don.

Lebih lanjut ia mengatakan, harus ada pengelolaan ikatan alumni. Alumni itu, kata dia, merupakan kekuatan yang sangat besar. “Yang kamu minta buku bacaan, infokus, itu kecil urusannya. Alumni kekuatannya besar sekali. Selama ini hidup kita habis di wacana. Setelah saya pulang dari sini kamu langsung mulai. Ketik, buatkan. Tunjukkan salah satu guru yang IT bagus untuk mengkoordinir ikatan alumni. Supaya tidak lama- lama,” tegas Don.

Ia juga meminta agar camat mengecek penggunaan dana BOS. Ia meminta agar pengelolaannya harus transparan. “Kalau tidak jelas, samar-samar ya kita turunkan APIP Inspektorat untuk periksa penggunaan di empat lima tahun terakhir,” katanya.

(rnc15)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *