oleh

Puluhan Unit Truk Dikerahkan Angkut Sampah Sisa Badai Seroja

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Tidak hanya ASN dan PTT Pemkot Kupang yang terlibat dalam pembersihan sampah pascabadai Seroja, hampir seluruh masyarakat Kota Kupang ikut terlibat. Lebih dari 10 unit truk dikerahkan untuk mengangkut sampah.

Kepada RakyatNTT.com, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kota Kupang, Orzon G. Nawa mengatakan ada 200 ret truk yang mengangkut tumpukan serpihan pohon dampak dari badai Seroja.

Iklan Dimonium Air

Ia menambahkan, dalam kegiatan hari ini nampak partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat sangat tinggi, baik warga di kelurahan, maupun instansi pemerintahan. ASN yang terlibat yakni dari lingkup Pemprov NTT dan Kota Kupang. Turut terlibat aparat TNI dan Polri serta ormas.

Tak hanya itu, bantuan dari para pengusaha di Kota Kupang juga cukup membantu. Mereka membantu armada pengangkutan. Orzon yakin dengan partisipasi warga yang cukup aktif maka upaya pemulihan akan lebih cepat.

“Karena semua elemen masyarakat sudah bergerak. Artinya tanggung jawab kebersihan dan keindahan kota ini sudah menjadi sesuatu yang luar biasa masyarakat mulai terlibat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Wali Kota Jeriko Apresiasi Bantuan Telepon Gratis Telkomsel

Orzon juga mengatakan, untuk pengangkutan sampah dan serpihan kayu di setiap gang akan terus dilaksanakan hingga sore ini. Ia meminta warga tetap bersatu untuk membantu mengangkut sampah yang ada. Armada pengangkut akan dikerahkan lagi.

Ia juga menyampaikan, terkait pengolahan serpihan kayu, petugas DLHK melakukan pemilahan serpihan pohon dan sampah rumah tangga. Sampah akan diangkut ke TPA Alak, sementara serpihan pohon dan dedaunan dibuang di tanah berlubang, tepatnya di Jalur 40 Belo untuk kemudian ditimbun dengan tanah hingga padat.

“Jadi setelah ini digiling hingga padat, kita tutup dengan tanah putih dan digiling lagi, meminimalisir pencemaran lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga:  Puluhan Mahasiswa Prodi Kehutanan Undana Bersihkan Sampah di Hutan Bakau Oesapa

Hingga saat ini sebanyak 16 truk yang terdiri dari 6 truk besar bantuan dari pengusaha dan 10 dump truck bantuan dari Balai Besar Kementerian PUPR masih tetap beroperasi. Hal ini untuk menindaklanjuti instruksi Wali Kota Jefri Riwu Kore yang menargetkan pekan ini Kota Kupang harus bersih dari sampah. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed