oleh

Wabup Belu Minta Camat dan Lurah/Kades Mutakhirkan Data Kependudukan

Iklan Covid Walikota Kupang

Atambua, RNC – Selasa (6/7/2021), Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM menegaskan bahwa untuk membangun Kabupaten Belu dibutuhkan kekuatan. Kekuatan itu datang dari berbagai elemen, salah satunya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini disampaikan Wabup Belu dalam Rapat Pemutakhiran Data Jumlah Keluarga Miskin di Kabupaten Belu bersama pimpinan OPD terkait, para camat dan lurah se-Kabupaten Belu yang berlangsung di Lantai I Kantor Bupati Belu.

Iklan Dimonium Air

Selain sebagai kekuatan pembangunan daerah, Wabup Belu mengingatkan sebagai Aparatur Sipil Negara seperti camat, lurah juga perlu memberikan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan tata cara pemerintahan yang terukur dan teratur.

“Kita sebagai Aparatur Sipil Negara memberikan pelayanan kepada masyarakat lewat tata cara Pemerintah antara lain data yang diberikan masing-masing camat, lurah sesuai dengan kewilayahannya, data yang dimaksud bermacam-macam seperti data penduduk, data ternak, data anak sekolah, data orang sakit, untuk diintervensi dalam perencanaan dan proses Pembangunan kedepan,” tegas Wabup di hadapan para camat dan lurah pada Rapat Pemutakhiran Data KK Miskin di Kabupaten Belu.

Terkait kesiapan data, Wabup menyebutkan sebelumnya sudah dilakukan pertemuan pada tanggal 18 Mei 2021 yang lalu dan ditegaskan oleh Bupati Belu untuk persiapkan data-data penduduk sesuai dengan komposisinya masing-masing, yakni berdasarkan jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, tingkat kemiskinan dan seterusnya karena data itu merupakan data dasar yang perlu dimiliki.

Oleh karena itu, data perlu disiapkan, dimasukkan dan perlu dipastikan keluarga miskin terdata dengan baik sehingga program kerja Bupati dan Wakil Bupati bisa secepatnya dieksekusi. “Jadi, pertemuan kita hari ini akan membicarakan semua persoalan data dan diharapkan kehadiran OPD terkait, seluruh Camat, Lurah, sehingga kita bisa memiliki data yang akurat untuk dimasukkan karena apabila data tidak ada susah untuk kita rekap dan kirim ke kementerian,” ujarnya.

Baca Juga:  Rakor Soal Covid-19, Bupati Belu Instruksikan Camat-Lurah/Kades Awasi Pasien Isoman

Terkait kepengurusan KK dan KTP, Wabup meminta semua camat dan lurah untuk memantau dan menelusuri wilayahnya masing-masing, sehingga mengetahui secara langsung kondisi yang ada di lapangan. Juga mencari tahu data dan mendekatkan diri ke masyarakat agar data-data yang belum ada bisa teratasi dengan mudah dan data yang dibutuhkan bisa terdata secara baik. “Kepada camat, lurah, saya minta untuk sesering mungkin turun ke lapangan, memastikan masyarakat sudah memiliki dokumen kependudukan dan sudah didata atau belum,” kata Aloysius.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Belu, Penjabat Sekda Kabupaten Belu, Frans Manafe, S.Pi, Staf Ahli Bupati, Elli CH. Rambitan, SH., MH. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed