oleh

Sadis! Pedagang Dibacok Teman Kosnya hingga Tewas, Pelaku Serahkan Diri

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Pelipus Nofeto (21), pedagang yang biasa berjualan di Pasar Kasih Naikoten I, Kota Kupang tewas seketika usai dibacok rekannya, Rabu (28/4/2021) pagi.

Korban dibacok teman kosnya, Eliaser Sarsae (30) di dekat asrama mahasiswa Timor Tengah Selatan (TTS) di RT 27/RW 11, Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Iklan Dimonium Air

Dilansir dari digtara.com, korban dan pelaku tinggal satu kos milik Simson Sae. Korban menyewa satu kamar dengan istrinya Linda Sanuata. Sedangkan pelaku tinggal sendiri di kamar kost yang bersebelahan.

Korban juga diketahui baru sepekan tinggal satu kos dengan pelaku. Awalnya korban dan istri kos di wilayah RT 03/RW 01, Kelurahan Naikoten I, Kota Kupang.

Linda Sanuata, istri korban yang ditemui di lokasi kejadian menyebutkan sekitar pukul 06.00 wita, ia bangun pagi dan membuatkan kopi untuk korban sementara pelaku masih di dalam kamarnya.

“Saya masih di kamar untuk ambil odol karena suami saya (korban) mau mandi dan tiba-tiba saya dengar ada bunyi seperti barang jatuh,” ujar Linda yang sedang hamil anak pertama dengan usia kandungan 8 bulan.

Linda keluar dari kamar dan ia kaget melihat suaminya sudah tersungkur dengan luka menganga di leher dan kepala dan sekujur tubuhnya berlumuran darah.

BACA JUGA: Diancam hingga Diperkosa Ayah Kandung, Gadis Ini Lahirkan Bayi Kembar

Ia juga melihat pelaku kabur. Ia lalu berteriak meminta bantuan tetangga dan warga sekitar lokasi kejadian.
“Saya lemas lihat kondisi suami yang sudah penuh dengan darah dan sudah meninggal,” ujar Linda.

Linda juga mengakui kalau pelaku gila dan sering berbuat aneh. Namun selama ini pelaku yang berasal dari Ayotupas, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten TTS sering berjualan ikan di Pasar Kasih Naikoten I.

Baca Juga:  Menang di MA, Lahan Milik Chanistan Batal Dieksekusi gegara Pejabat BPN Absen

Hal yang sama juga diakui Selfiana Ilu (35), tetangga korban dan pelaku. “Dia (pelaku) memang sering kumat (gila) tapi sering berjualan ikan di pasar,” tandasnya.

Pasca membacok korban dengan parang, pelaku langsung kabur dan menyerahkan diri ke Polda NTT. Tim identifikasi dan penyidik Subdit 1/Kamneg Direktorat Reskrimum Polda NTT pun ke lokasi kejadian membantu proses identifikasi yang dilakukan pihak unit Identifikasi Polres Kupang Kota.

Kapolsek Oebobo, AKP Magdalena G Mere memimpin olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian dibantu Polres Kupang Kota dan Direktorat Reskrimum Polda NTT.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk visum.
Polisi memeriksa saksi-saksi termasuk istri korban. Sementara pelaku masih diamankan di Mapolda NTT.

“Polisi masih mendalami motif kasus ini dan masih memeriksa saksi-saksi,” ujar Kapolsek Oebobo, AKP Magdalena G Mere. (*/dig/rnc)

  • 156
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed