oleh

Sudah 31 Warga NTT Terpapar Covid-19 Varian Delta, 2 Meninggal Dunia

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Wabah Covid-19 gelombang kedua di NTT kian mengganas. Kini ditambah dengan masuknya covid-19 varian delta. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT menyebutkan sudah ada 31 kasus. Dua pasien di antaranya meninggal dunia.

Dilansir dari Kompas.com, dua pasien terpapar varian delta ini masing-masing dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT, Marius Ardu Jelamu, Selasa (27/7/2021) mengatakan warga Kota Kupang yang meninggal akibat varian delta adalah seorang perempuan berinisial YMT (38). Ia dinyatakan positif Covid-19 pada 8 Juni 2021 lalu.

Iklan Dimonium Air

YMT sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Kemudian dinyatakan meninggal dunia pada 17 Juni 2021. Sementara satu pasien lainnya adalah seorang pria asal Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang berinisial DD (65). Pasien ini meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Naibonat.

Menurut Marius, jumlah varian delta di NTT hingga saat ini terdapat 31 kasus. Paling banyak berasal dari Kota Kupang dengan 25 kasus. Kemudian Kabupaten Kupang 3 kasus. Selanjutnya Kabupaten Belu, Ngada dan Flores Timur, masing-masing 1 kasus.

Warga yang terpapar varian Delta, saat ini menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit dan isolasi mandiri. Menurut Marius, varian Delta tersebut diketahui pada sampel spesimen yang dicurigai bermutasi.

Sampel kemudian dikirim dari Instalasi Patalogi Klinik RSUD WZ Johannes Kupang ke Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan untuk diperiksa.

Marius menjelaskan, Instalasi Patologi sebagai laboratorium rujukan di NTT untuk pemeriksaan PCR Covid-19, ditugaskan oleh Kemenkes untuk secara berkala mengirimkan spesimen-spesimen yang dicurigai memiliki mutasi atau varian. Dari Kementerian Kesehatan, mengeluarkan kriteria untuk segera mengirim spesimen whole genome sequencing (WGS).
Dari 310 sampel yang dikirimkan pertama pada bulan April itu, hasilnya baru diinformasikan secara bertahap pada 21 Juli 2021 pekan lalu. “Sehingga yang terdata sebanyak 31 orang positif Covid-19 varian Delta, dua orang di antaranya meninggal dunia,” ujar Marius. Marius Jelamu meminta masyarakat tidak panik, namun tetap taat prokes serta taat melaksanakan vaksinasi.

Baca Juga:  Polda NTT Dalami Pelanggaran Aturan PPKM di Pulau Semau

(*/kmp/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed