oleh

ULP Soroti Penempatan SDM Tidak Sesuai Kompetensi dan Sarat Politisasi

Waingapu, RNC – Besarnya intervensi politik dalam penempatan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur yang tidak sesuai kompetensinya merupakan salah satu masalah besar yang perlu segera dicarikan jalan keluar. Birokrasi harus diisi oleh orang-orang profesional dan tidak berdasarkan suka atau tidak suka.

“Memaksimalkan potensi yang ada di daerah kita, termasuk potensi pelayan yang sudah ada, birokrat yang sudah ada di daerah ini,” kata bakal Calon Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali beberapa waktu lalu saat melakukan pertemuan dengan pendukung dan simpatisan di Kota Waingapu.

Mantan Wakil Bupati Sumba Timur ini menjelaskan, perlu adanya kebijakan penataan dan penempatan ASN di tempat yang tepat sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

ASN tidak akan maksimal bekerja apabila tidak ditempatkan pada tempat yang tepat sesuai dengan kapasitas yang dimiliki.

“Kita ingin memaksimalkan mereka secara baik, jangan karena perbedaan pilihan, kemudian kita membuat kebijakan yang ujung-ujungnya mungkin targetnya menyusahkan mereka yang berbeda tetapi pada intinya menyusahkan masyarakat yang kita layani,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mencontohkan saat ini yang terjadi di Sumba Timur adalah ASN yang berlatar belakang pendidikan dokter hewan ditempatkan pada Satuan Polisi Pamong Praja dan tempat lainnya yang bukan bidangnya.

“Kita sering mengeluh terkait pelayanan di bidang peternakan misalnya, kita diperhadapkan dengan penyakit sura yang hari ini belum tuntas kita tangani bersama. Tetapi banyak potensi yang kita sia-siakan. Banyak contoh itu. Saya dalam pertemuan di beberapa titik, masyarakat mengeluh ini sapi sakit, babi sakit. Tetapi sayangnya potensi dokter hewan yang kita miliki ditaruh jadi Pol PP,. Dia jadi trantib di kecamatan,” ujar Umbu Lili.

Ia juga mengisahkan masih ada banyak potensi yang tidak dimaksimalkan secara baik. Misalnya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang seharusnya ditempati oleh ASN yang berlatar belakang pendidikan teknik, tapi ditempati sarjana perikanan.

Baca Juga:  DPP NasDem Beri Rekomendasi untuk 5 Paslon di NTT, Ini Daftarnya

“Keluhan-keluhan di bidang intrastruktur, banyak masyarakat yang mengungkapkan, karena apa, petugas yang kita tempatkan untuk mengurus dan mengelola infrastruktur daerah ini, tidak pas dia punya sekolah. Butuh insinyur teknik, kita pasang orang perikanan di situ. Sia bikin kolam sepanjang jalan,” papar Umbu Lili yang disambut tawa masyarakat yang hadir.

Untuk itu, Umbu berharap ke depan, jika dirinya bersama Yonathan Hani dipercaya memimpin Sumba Timur, hal utama yang dilakukan adalah penataan birokrasi sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh ASN.

“Jangan kita buang mutiara yang begitu bagus. Mari kita manfaatkan untuk daerah kita ke depannya,” kata Umbu Lili. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *