Kupang, RNC - 20-an pedemo dari Aliansi Rakyat Kota Menggugat (Sikat) sempat diadang sejumlah massa lainnya di gedung DPRD Kota Kupang, Kamis (27/5/2026) siang. Massa tandingan ini diperkirakan 50-an orang.
Pantauan RakyatNTT.com, massa tandingan ini pun bersitegang dengan massa dari Sikat. Massa tandingan ini menuding anggota Fraksi Nasdem, Yuvensius Tukung ada di balik para pedemo Sikat. Yulius Kadja, salah satu dari massa tandingan tersebut mengatakan dirinya kecewa karena polemik internal dewan sudah melebar hingga saling serang antarwarga dengan anggota dewan. Apalagi massa yang gelar demo bukan warga Kota Kupang.
Tak hanya itu, Yulius mengaku tidak terima dengan orasi massa Sikat yang meminta Yeskiel Loudoe turun dari jabatan sebagai Ketua DPRD dan sidang dilanjutkan.
Sementara itu, Yuvensius Tukung mengaku tidak lagi merasa nyaman dan terancam akibat dituding ada di balik demonstrasi dari massa Sikat. “Oleh karena itu saya menganggap ada apa yang terjadi di lembaga ini. Sepertinya lembaga ini sudah tidak terkendali,” kata Yuven.
Ia pun meminta pemerintah segera mengambil sikap tegas untuk menjaga wibawa lembaga DPRD. Ketua Komisi I DPRD Kota Kupang ini meminta agar sikap seperti ini tidak dipelihara. “Karena kami butuh nyaman di lembaga ini, supaya bisa mengambil keputusan yang baik bagi warga,” tuturnya.
Yuven membantah dirinya ada di balik aksi demonstrasi yang dilakukan massa Sikat. Menurutnya, itu murni aksi dari rakyat. Ia pun berharap tidak lagi fitnahan terhadap dirinya. “Ngapain saya tanggapi. Silakan orang boleh mencurigai, tapi apakah saya di balik itu? Buktinya mana?” pungkasnya. (rnc04)






