oleh

Bupati Malaka Serahkan Hewan Kurban untuk 4 Masjid di Malaka

Iklan Demokrat

Betun, RNC – Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH, memberikan apresiasi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malaka yang berupaya meminimalisir penyebaran kasus Covid-19 dalam merayakan hari raya Idul Adha 1442H/2021 M dengan memperketat protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Bupati Simon Nahak saat memberikan sambutan pada acara penyerahan hewan kurban yang berlangsung di halaman masjid Al-Jihad Pasar Lama Betun, Senin (19/7/2021).

Iklan Dimonium Air

Bupati Simon Nahak mengatakan umat Islam berupaya menjaga penyebaran covid-19 dengan tidak melaksanakan salat berjemaah di lapangan umum seperti tahun-tahun sebelumnya. “Pelaksanaan salat Id tahun ini sudah disepakati untuk dibuat dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari beberapa kepala keluarga seperti yang dilaporkan oleh Ketua MUI Malaka,” ungkapnya.

Ia mengingatkan kepada seluruh warga di Kabupaten Malaka agar senantiasa memperkokoh toleransi antarumat beragama. Karena melalui toleransi, kehidupan masyarakat akan tertib, aman, nyaman, damai dan indah.

“Mari kita tetap menjaga kedamaian dengan sikap toleransi antar sesama umat karena toleransi membawa kita kepada kerukunan dan kehidupan yang lebih baik,” urainya.

Ia mengatakan perayaan Idul Adha mengharuskan umat Islam untuk mengambil bagian di dalamnya.
“Namun di masa pandemi covid-19 ini diminta agar kita sama-sama menjaganya dengan melaksanakan ibadah sesuai aturan protokol kesehatan yang ketat,” kata Bupati.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Malaka, Zainal Muttaqin mengungkapkan setiap tahun, dalam menghadapi perayaan keagamaan, selalu ada perhatian dari pemerintah. “Tahun ini pun kami mendapat perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dengan hewan kurban yang akan dibagikan kepada sesama. Oleh karena itu kami sangat memberikan apresiasi,” tuturnya.

Terkait pelaksanaan salat id, Zainal Muttaqin mengutarakan bahwa tidak dilaksanakan secara berjemaah di lapangan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Pelaksanaan salat id tahun ini sudah disepakati untuk dibuat dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari beberapa kepala keluarga. Hal ini untuk menjaga terjadinya ledakan kasus covid-19 di Malaka. Ini juga bagian dari upaya umat Islam menjaga penyebaran covid-19,” tandasnya.

Ketua Panitia Yayuk Sri Mulyantini dalam laporannya menyebutkan bantuan sapi kurban pada perayaan Idul Adha 1442 H berasal dari Gubernur NTT sebanyak 1 ekor diberikan kepada Masjid Al-Falah Kletek, Pemerintah Kabupaten Malaka sebanyak 4 ekor diberikan kepada Masjid Agung Al- Jihad Betun, Masjid Al-Qadr Betun, Masjid Al-Qobah Kompi D Kada dan Mashid Nurussalam Kompi A Morukren.

Kegiatan penyerahan hewan kurban ditandai dengan penyerahan simbolis kepada penerima oleh Bupati Malaka dan  penandatangan berita acara penyerahan dan peninjauan hewan kurban oleh Bupati Malaka, Kapolres Malaka, Dandim 1605 Malaka-Belu, Ketua MUI, Ketua FKUB Malaka dan pimpinan perangkat daerah Kabupaten Malaka.

(rnc11)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed