oleh

Serahkan Hewan Kurban, Wagub NTT Pesan Umat Muslim untuk Terus Berbagi dari Kekurangan

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi, Jumat (31/7/2020) siang tadi menyerahkan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi NTT kepada Masjid Babu Rahman, Nusa Bunga di Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Oebobo Kota Kupang. Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Mohammad Ansor, Komisaris Independen Bank NTT, Frans Gana, Asisten III Administrasi Umum Setda NTT, Kosmas Lana, Kadis ESDM NTT, Jusuf Adoe, Imam Masjid, pengurus Ta’mir dan jemaah masjid Babu Rahman.

Dalam sambutannya, Wagub mengajak masyarakat NTT, khususnya umat muslim untuk terus berbagi kepada sesama dari kekurangan. Karena inilah yang menjadi inti dari perayaan Idul Adha. “Dalam konteks NTT, orang boleh mengatakan kita miskin, itu tidak apa-apa. Tapi kita bisa memberikan sesuatu kepada sesama walaupun kita berkekurangan, itu pahalanya luar biasa,” katanya.

Josef mengatakan, Idul Adha bukan perayaan biasa dan rutinitas tahunan semata. Semua agama pasti mengenal Idul Adha namun istilahnya berbeda-beda. “Kalau kita berkurban dengan beli sapi, itu biasa. Beri kambing kepada orang miskin, itu juga biasa. Tapi Nabi Ibrahim mengajarkan kita sesuatu yang luar biasa, bagaimana kita patuh kepada Tuhan. Apa yang diminta oleh Allah, walaupun itu sesuatu yang berharga, sesuatu yang sangat dia cintai dan kasihi yakni anaknya sendiri, tapi ia rela memberikannya,” jelasnya seraya mengajak umat muslim untuk membangun NTT dari apa yang dimiliki.

Kurban dalam perayaan Idul Adha, jelas JNS, memiliki tiga makna penting. Pertama, berbakti dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha yang merupakan ajaran universal, ada pada semua agama. Kedua, mengiringi keburukan dengan kebaikan sebanyak mungkin,maka  keburukan akan hilang. Dan terakhir, walaupun di tempat yang sepi dan tidak ada orang, tidak boleh lakukan kejahatan. Hindari kesalahan walaupun tidak dilihat orang.

Sementara itu, Ketua Ta’mir Masjid Babu Rahman, Abas Kasyim menyampaikan apresiasi yang tinggi atas bantuan dari Pemprov NTT, Bank NTT serta semua pihak yang menyumbangkan hewan kurban. “Pemberian ini sangat berharga. Terutama di masa pandemi Covid-19 dengan segala dampaknya di mana sebagian besar masyarakat serba kekurangan. Bantuan ini adalah suatu bentuk kepdulian bagi masyarakat,” kata Abas.

Abas mengatakan, Masjid Babu Rahman dibangun pada tahun 2000. Karena jumlah umat yang semakin banyak sekitar kurang lebih 600 orang, tahun 2015 masjid tersebut direhab menjadi dua lantai.

Untuk diketahui, pada perayaan Idul Adha 2020, Pemerintah Provinsi memberikan sumbangan sapi kurban sebanyak 54 ekor untuk seluruh kabupaten/kota se-NTT. 9 ekor untuk Kota Kupang ditambah satu ekor sapi bantuan dari Presiden, sisanya untuk 21 Kabupaten lainnya di NTT. Untuk Masjid Babu Rahman sendiri, ada 9 ekor sapi kurban dan 18 ekor kambing. Selain hewan kurban dari Pemprov NTT, Masjid Babu Rahman juga menerima satu ekor sapi kurban dari Bank NTT. (*/rnc09)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed