oleh

Cegah DBD, Warga Fatubesi Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Dalam rangka mencegah wabah demam berdarah dengue (DBD), warga RT 15 Kelurahan Fatubesi Kecamatan Kota Lama Kota Kupang, Kamis (18/2/2021) gotong-royong membersihkan lingkungan agar terbebas dari sampah dan sarang-sarang nyamuk.

Kerja bakti pembersihan lingkungan dipimpin Ketua RT 15, Triani Tuuk. Ia mengerahkan warga untuk membersihkan saluran/got air dan memungut sampah-sampah yang berserakan.

Iklan Dimonium Air

Lurah Fatubesi, I Wayan Astawa mengatakan, dia telah mengimbau para Ketua RT untuk melakukan kerja bakti pembersihan sarang nyamuk bersama warga setempat. “Selain covid-19, kita juga harus mencegah DBD karena kasus DBD juga melonjak,” ujarnya.

Menurut Astawa, kesadaran untuk mencegah DBD harus dimulai dari keluarga masyarakat. Sedangkan lurah hanya memotivasi para ketua RT agar dapat membuat aksi nyata pencegahan DBD dengan melibatkan warganya. “Memang banyak warga yang minta dilakukan fogging. Tapi saya sudah jelaskan kepada warga bahwa fogging dapat dilakukan jika dalam satu wilayah dinyatakan darurat DBD,” katanya.

Astawa meminta warga Fatubesi untuk dapat melakukan pengamatan mandiri dari dalam keluarga dengan gerakan 3 M, yakni menguras dan menutup tempat-tempat penampungan air, mengubur barang bekas yang dapat dijadikan sarang nyamuk.

“Di tengah pandemi covid-19, pelaksanaan kerja bakti juga dibatasi jumlah warga yang terlibat dalam kerja bakti. Kerja bakti menyasar titik-titik genangan air dalam jumlah banyak. Di Fatubesi juga banyak tempat kumuh karena digunakan untuk pasar. Ini yang harus kita perhatikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam upaya pencegahan DBD, kepala wilayah kelurahan hanya mendorong warganya agar ada gerakan menjaga lingkungan, baik secara mandiri maupun secara gotong royong. Gerakan ini harus tumbuh dari kesadaran masyarakat dan tidak perlu ada perintah ataupun paksaan dari pihak kelurahan. (rnc05)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed