oleh

Daftar Korban Banjir Bandang di Ngada, Ada Wanita Hamil dan Suami Masih Hilang

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Banjir bandang menerjang RT 13/RW 07, Dusun Malapedho C, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Jumat (3/9/2021) malam. Satu orang ditemukan tewas, sementara dua lainnya belum ditemukan.

Dilansir dari digtara.com, banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 22.30 Wita ini merusak sejumlah rumah dan fasilitas. Banjir bandang ini terjadi karena curah hujan yang cukup tinggi sejak pukul 18.00 Wita hingga pukul 22.30 Wita.

Iklan Dimonium Air

Menurut data terkini, tiga buah rumah warga rusak berat. Tercatat korban meninggal dunia yakni Milka Tuba, balita usia 4 tahun yang juga warga Dusun Malapedho C, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada.

Korban luka-luka yang mengalami patah kaki kiri yakni Neymar Gata, bocah usia 7 tahun yang juga kakak kandung dari korban Milka Tuna.

Sementara kerusakan material yakni 3 unit rumah masing-masing milik Hendrikus Gata (56) dan rumah milik Agnes Dhiu (53) dan milik Mikael Jeko (40). Hingga saat ini Mikael Jeko dan istrinya Maria Goreti Dhiu (38) belum ditemukan. Informasinya, pasangan suami istri itu terseret banjir. Mirisnya, Maria diketahui sedang hamil dengan usia kandungan sekitar 5 bulan.

Proses pencarian dilakukan oleh anggota Polri Polres Ngada dipimpin langsung Kapolres Ngada AKBP Rio Cahyowidi, SIK MIK dan Dandim 1625/Ngada, BPBD Kabupaten Ngada bersama warga masyarakat.

Diperoleh informasi kalau sejak pukul 01.30 wita dini hari, aparat kepolisian, TNI dan dibantu oleh warga bersama-sama melakukan pencarian secara manual terhadap dua orang yang hilang.

Namun karena peralatan kurang memadai dan kondisi cuaca gelap (lampu PLN padam) sehingga belum ditemukan. Sabtu (4/9/2021) pagi sekitar pukul 07.30 wita alat berat dari BPBD kabupatem Ngada tiba di lokasi bencana guna mencari korban pasangan suami istri yang belum ditemukan.

Baca Juga:  BMKG: 11 Daerah di NTT Waspadai Dampak Kekeringan

Kapolres Ngada, AKBP Rio Cahyowidi belum berhasil dikonfirmasi karena masih berada di lokasi kejadian memimpin proses pencarian pasangan suami istri yang hilang terbawa banjir bandang.

“Ada pencarian secara manual dan ada yang menggunakan alat berat,” ujar Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Ray Artika, SH saat dikonfirmasi Sabtu (4/9/2021).

Hingga pukul 09.30 wita belum ada perkembangan. “Sampai saat ini korban yang hilang belum ditemukan,” ujarnya.

Sementara korban meninggal dunia Milka Tuna, bocah perempuan usia 4 tahun sudah dievakuasi ke rumah kerabatnya.

Sedangkan korban luka-luka yang mengalami patah kaki kiri, Neymar Gata (7), pelajar sekolah dasar yang juga kakak kandung dari korban Milka Tuna sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif.

Daftar Korban Banjir Bandang, Ngada NTT

Korban Meninggal
1. Milka Tuba, (4 tahun)

Korban Luka
2. Neymar Gata (7 tahun) kakak kandung Milka

Korban Hilang Pasutri
1. Mikael Jeko (40)
2. Maria Goreti Dhiu (38)

(*/dig/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed