oleh

Dengar Keluhan Para Petani Rumput Laut, Thobias Uly Beri Solusi

Seba, RNC – Calon Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly turun langsung menemui petani rumput laut di Wuba Wagga, Kelurahan Limaggu, Kecamatan Sabu Timur, Rabu (18/11/2020).

Garis pantai yang tidak bisa diakses dengan kendaraan ini mengharuskan mantan Penjabat Bupati Sabu Raijua ini berjalan kaki hingga dua kilometer untuk menemui 28 kepala keluarga petani rumput laut.

Sesampainya di lokasi tersebut, ia turun dalam laut bersama petani. Selain melihat aktivitas petani rumput laut, warga mengarahkan Calon Wakil Bupati yang berpasangan dengan Orient Riwu Kore ini untuk melihat semburan air tawar yang muncul dari bebatuan di garis pantai.

Setelah itu, dirinya kembali berdialog bersama masyarakat petani rumput laut, Elisab Djeru Lulu salah satu petani yang mengeluhkan harga rumput laut yang tidak bersahaja. “Saat ini harga menurun drastis. Hanya Rp 13.000/kg,” keluh Elisab.

Sementara itu, petani lainnya, Gabriel Tuka, selain soal harga yang menurun drastis, ia juga mengeluh soal bibit rumput laut yang sedang diserang hama. “Rumput laut lagi rusak parah. Penyebabnya karena kondisi air laut yang sangat panas. Semoga bisa memperhatikan hal ini untuk pengadaan bibit,” ujar Gabriel.

BACA JUGA: Dosen Kampus Aksara Sampaikan Unek-unek soal Kesejahteraan ke Ori Riwu Kore

Mateos Kire Kadja, salah satu nelayan mengharapkan agar pasangan Orient-Thoby fokus untuk membantu nelayan dalam pengadaan alat tangkap ikan yang lengkap, seperti kapal, pukat, alat pancing dan box ikan.

Menanggapi hal ini, Thobias Uly menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan ini. Bahkan dirinya bersama paket IE RAI akan menstabilkan harga rumput laut dengan membangun koperasi yang dibuat dengan terobosan baru untuk membeli dan menampung hasil rumput laut dari petani.

Hal ini akan dikelola dengan manajemen pemasaran yang baik guna menjaga kestabilan harga. Mengenai bibit rumput laut, dirinya sebagai mantan birokrat berpengalaman sehingga akan menggerakkan dinas teknis untuk memberdayakan petani, termasuk kelompok-kelompok petani dan nelayan. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed