oleh

Tiga Cabup Rote Ndao Rebutan Partai Beringin, Siapa Berpeluang?

Kupang, RNC – Partai Golkar dipastikan tidak mengusung kader sendiri sebagai calon Bupati Rote Ndao di Pilkada 2024. Untuk saat ini, ada 3 kandidat calon bupati yang telah melamar secara resmi. Ketiganya bukan kader internal Golkar.

Ketiga kandidat tersebut, yakni Bima Fanggidae, Vico Amalo dan Paulus Henuk.

Pada Pilkada 2024, Partai Golkar tidak membuka pendaftaran secara terbuka. Namun memberikan kesempatan kepada non-kader untuk mengajukan lamaran. Itu pun dikecualikan untuk 10 kabupaten/kota yang sejak awal sudah dikunci untuk kader Golkar.

Sebanyak 10 kader Golkar yang sudah dipastikan diusung Partai Golkar yakni Jonas Salean (calon Wali Kota Kupang), Jery Manafe (calon Bupati Kupang), Egusem Pieter Tahun (calon Bupati TTS), Stef Bria Seran (calon Bupati Malaka), Agus Taolin (calon Bupati Belu), Simon Dira Tome (calon Bupati Sabu Raijua), Umbu Lili Pekuwali (calon Bupati Sumba Timur), Daniel Bili (calon Bupati Sumba Barat), Andreas Paru (calon Bupati Ngada) dan Lori Gadi Djou (calon Bupati Ende).

Oleh karena itu, selain 10 daerah itu, pintu Partai Golkar belum sama sekali terkunci. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar NTT Frans Sarong mengungkapkan partai berlambang beringin ini masih menjajaki kandidat calon kepala daerah untuk 12 kabupaten lainnya di NTT.

Ia juga mengatakan Partai Golkar membuka peluang bagi kader di luar Partai Golkar. Namun, salah satu syarat adalah harus menggandeng kader Golkar. Selain itu, kandidat juga harus bersedia menanggung biaya survei.

Frans mengatakan survei calon kepala daerah dilakukan sebanyak tiga kali menjelang Pilkada. Para kandidat mesti mengeluarkan biaya sekitar Rp 160 juta per sekali survei. Dalam survei ini, Partai Golkar NTT menggandeng lembaga survei Charta Politika untuk melakukan survei elektabilitas kandidat calon kepala daerah tersebut.

Baca Juga:  PPP Bentuk Tim Seleksi Bacalon Kepala Daerah, Libatkan DPW dan DPC

Survei ini akan menjadi salah satu pertimbangan bagi DPP untuk menentukan pilihan. “Survei dilakukan untuk melihat pemetaan kekuatan elektabilitas calon kepala daerah serta kelemahan di basis,” kata Frans.

Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT, Libby Sinlaeloe, Kamis (16/5) di Kupang mengatakan total ada lima kandidat telah mendaftar ke Partai Golkar. Tiga kandidat mendaftar sebagai calon bupati dan dua lainnya sebagai calon wakil bupati.

Tiga bakal calon bupati yang telah mendaftar, yakni Paulus Henuk, Bima Fanggidae dan Vico Amalo. Sementara untuk bakal calon wakil bupati, ada dua calon, yakni Migel Beama dan Jonas Lun.

Libby mengungkapkan semua kandidat memiliki peluang yang sama untuk diusung Partai Golkar. Namun tentunya Partai Golkar akan membuat pertimbangan-pertimbangan tersendiri. Salah satunya melihat survei yang dilakukan sebanyak tiga kali.

“Survei tahap pertama sudah dilakukan dan nanti ada survei tahap kedua dan ketiga yang akan menyusul,” katanya. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *