oleh

Galang Solidaritas Orang Muda, Frans Aba Daftar ke PSI

Kupang, RNC – Fransiskus Xaverius Lara Aba resmi mendaftar di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai bakal calon gubernur NTT periode 2024-2029. PSI adalah partai keenam yang disambangi pria dengan basic akademisi itu untuk berproses meraih tiket Pilkada NTT 2024.

Sebagaimana di lima partai lainnya, Frans Aba juga diantar ratusan simpatisan saat mendaftar di partai besutan Kaesang Pangarep itu. Frans bersama rombongan disambut Wakil Ketua DPW PSI NTT Kanisius To dan sejumlah pengurus PSI.

Dalam sambutan, Frans Aba menyebut PSI adalah kiblat untuk melihat wajah baru dari reformasi partai politik di Indonesia. PSI juga adalah wadah bagi generasi muda untuk ditempa sekaligus diutus membangun kekuatan nasional.

Secara historis, lanjut Frans, PSI didirikan begitu ideal menjadi wadah penuh energi, semacam “power bank unlimited” bagi generasi muda untuk mengisi daya, sekaligus menggalang solidaritas perjuangan demi Indonesia yang berkarakter kerakyatan, berperikemanusiaan berkeadilan, berkemajuan dan bermartabat.

Kehadirannya di PSI, diakui Frans bukan sekadar untuk mendaftarkan diri jadi calon gubernur, tapi juga ingin mengisi daya muda, ingin menggalang solidaritas terutama bersama anak muda.

“Sekali lagi saya datang ke PSI bukan untuk gaya, tetapi untuk DAYA. Politik akan jadi lebih berdayaguna kalau anak-anak muda dilibatkan secara langsung, dijadikan subyek pergerakan,” ujar alumni University Sains Malaysia itu.

Frans berharap momentum pendaftaran menjadi bukti sekaligus simbol bahwa di antara dia dan PSI ada arus yang terhubung secara baik, tanpa korslet. Dengan demikian, dayanya akan terus terisi dan menjadi tenaga untuk berjuang membangun NTT.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPW PSI NTT Kanisius To menyebut bahwa semua kandidat yang mendaftar di PSI termasuk Frans Aba adalah figur-figur terbaik yang bertekad membawa NTT lebih baik dari hari ini.

Baca Juga:  Jeriko Kantongi Rekomendasi DPP PAN, Siap Bangun Koalisi di Pilwalkot 2024

“Pak Frans sendiri masih muda dan sangat energik. Ini ada kecocokan karena kami di PSI juga muda-muda semua,” ujarnya.

Lebih lanjut Kanisius menjelaskan bahwa dalam proses penentuan calon, PSI akan melakukan survei untuk mengetahui tingkat elektabilitas dari bakal calon yang mendaftar. Hal ini penting untuk mendapatkan calon-calon terbaik yang bisa membangun NTT.

“Selain punya wawasan bagus, calon harus punya jaringan mumpuni sampai di tingkat nasional bahkan internasional. Karena kalau tidak bisa lobi anggaran dan lain-lain, maka yang diandalkan adalah pinjaman daerah dan pada akhirnya utang daerah semakin menumpuk,” pungkas Kanisius To. (RNC)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *