oleh

Kronologi Lengkap Pria di Flotim Habisi Sang Istri di Depan 2 Anak Kandung

Larantuka, RNC – Kanisius Rupa Kolin (40) begitu kesetanan menganiaya sang istri Antonia Siana Herin (45). Bahkan, di puncak amarahnya itu, istrinya disabet dengan parang. Kemudian tewas di tempat. Senin (29/8/2022) sore jenazahnya dimakamkan.

Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Lemanu, Kecamatan Solor Selatan, Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (28/8/2022), sekira pukul 06.00 Wita.

banner BI FAST

Saat ini Kanisius sudah ditahan di sel Polsek Solor, Kecamatan Solor Selatan, Kabupaten Flores Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun RakyatNTT.com, si korban Antonia Herin dan Kanisius Kolin merupakan pasangan suami istri. Keduanya tinggal di Desa Lemanu, Kecamatan Solor Selatan, Kabupaten Flores Timur. Pasangan ini sudah dikaruniai empat anak.

Kendati telah memiliki buah hati, namun rumah tangga mereka nyaris tak pernah ada damai. Pertengkaran demi pertengkaran silih berganti. Pertengkaran pun selalu diwarnai penganiayaan. Sang istri selalu jadi korban. Tak berdaya. Ancaman pembunuhan dan makian jadi ‘makanan’ sehari-hari sang istri.

Minggu pagi kemarin, Kanisius benar-benar membuktikan ancamannya. Apalagi, dendam dan amarah akibat pertengkaran pada Sabtu (27/8/2022), atau sehari sebelumnya, masih belum padam. Kali ini ia betul-betul kesetanan.

Sehari sebelum peristiwa tragis itu, Kanisius sudah sempat menganiaya korban. Akhirnya, korban pergi dari rumah. Menginap di rumah kerabat. Masih di desa yang sama. Ia pergi karena takut terhadap ‘tangan besi’ sang suami tercinta.

Namun, demi 4 buah hatinya yang akan bersekolah Senin keesokan harinya, korban pun bergegas pulang. Minggu pagi-pagi benar, ia sudah menemui anak-anaknya di rumah. Saat itu, suaminya, si pelaku itu, ada di rumah.

Begitu korban tiba, bukannya disambut senyuman, pelaku malah langsung beraksi. Ia memarahi korban. Lalu menyepaknya. Akibat penganiayaan itu, korban kesakitan. Ia lalu berlari ke luar rumah. Mengindar dari penganiayaan yang lebih sadis.

Namun, melihat korban pergi, kemarahan pelaku pun memuncak. Ia meraih parang yang biasa dipakai menyembelih hewan. Lalu mengejar korban yang sudah melarikan diri. Korban yang kalah tenaga akhirnya terkejar. Tepatnya di halaman rumah Ibu Aci.

Dengan gelap mata, pelaku mengayunkan parang yang ada di genggamannya. Mengarah tepat ke kepala korban. Dan, seketika mengucurlah darah segar. Korban tertelungkup ke tanah. Pelaku malah makin beringas. Ia kembali mengayunkan parang ke bagian lengan korban.

Tragisnya, aksi keji sang pelaku disaksikan dua anak kandungnya. Keduanya hanya bisa menatap sambil menangis histeris.

Usai membunuh korban, pelaku lalu melarikan diri. Kemudian, salah satu anak mereka, yang bernama Elisabet Kolin (18) mencoba mengejar pelaku. Namun, upayanya gagal karena pelaku sudah telanjur menjauh.

Elisabet lalu menghampiri sang ibu yang sudah tergeletak di tanah. Tubuh korban berlumuran darah. Ia lalu berteriak meminta tolong warga setempat.

Pada saat itu, salah satu saksi berinisial PBS (15), yang berada tak jauh dari lokasi kejadian mendengar teriakan itu. Ia lalu beranjak dari tempatnya. Bergegas menuju sumber suara. Sesampainya di sana, ia kaget melihat korban yang dalam keadaan tak berdaya. Ia sudah tak melihat pelaku di sana. PBS lalu melaporkan peristiwa itu kepada Ketua RT setempat.

Korban Sudah Dimakamkan

Kapolsek Solor, IPDA Yefri S. Apmalo, Senin (28/8/2022), di ruang kerjanya, mengatakan berdasarkan informasi yang diterima, jenazah korban sudah dikubur sekira pukul 06.00, Senin sore. Yefri mengatakan untuk sementara motifnya adalah karena pertengkaran suami istri. “Pasal yang kita kenakan adalah pasal 44 ayat 3 (UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga) yaitu kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan korban meninggal dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” kata Yefri.

Untuk diketahui, Senin hari ini, telah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi di kantor Polsek Menanga, di Desa Menanga, Kecamatan Solor Timur. Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pelaku.

(rnc27)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *