oleh

LPDP Punya Anggaran Rp 20 Triliun, Sudah Kuliahkan 20 Ribu Mahasiswa

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan lembaga yang bekerja di bawah pengawasan tiga kementerian, yakni Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan Tinggi dan Kementerian Agama. LPDP menyiapkan beasiswa untuk program S2 dan S3, baik dalam maupun luar negeri.

LPDP setiap tahun membuka kesempatan untuk siapapun yang ingin melanjutkan kuliah ke jenjang S2 maupun S3. Baik di dalam maupun luar negeri. Perwakilan LPDP, Muhammad Kamiludin saat kegiatan World Indonesian Scholarship (WISH) Festival di Kampus Universitas Citra Bangsa (UCB) di Kelurahan, Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu (21/9/2019) menjelaskan untuk mendapatkan beasiswa LPDP sangat mudah. Sistem tesnya sangat gampang, sehingga siapapun bisa mendapatkannya. Apalagi, saat ini LPDP lebih difokuskan ke wilayah timur Indonesia.

Iklan Dimonium Air

Kamiludin menjelaskan kehadiran LPDP di Kota Kupang untuk melakukan sosialisasi tentang program yang ditawarkan. Apalagi ada program khusus beasiswa untuk Indonesia timur. “Sayangnya yang daftar hanya 35 orang,” kata Kamiludin.

Padahal, menurut dia, targetnya bisa sampai 6.000 mahasiswa dari universitas mana pun asal terdaftar secara resmi. “Universitas minta biaya berapa kami (LPDP, Red) bayar. Kami tanggung dana SPP, dana akomodasi juga,” katanya.

Ia merincikan untuk mahasiswa di Jakarta biaya tinggal encapai Rp 4 juta per bulan. Sementara di luar negeri sampai Rp 20 juta per bulan. Selain itu, biaya tiket pun ditanggung oleh LPDP. “Masih ada dana emergency. Uang buku Rp 10 juta untuk dalam negeri. Ada uang wisuda, biaya tesis atau disertasi,” kata Kamiludin.

Disebutkan, sampai saat ini LPDP sudah membiayai 20 ribu mahasiswa. Sementara total dana yang dimiliki LPDP mencapai Rp 20 triliun. “Uang ini hasil investasi dan jumlahnya sangat banyak, sehingga pembayaran beasiswa tidak akan terlambat,” ujar Kamiludin.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UCB, Jeffrey Jap menjelaskan saat ini yang perlu digenjot adalah pengembangan sumberdaya manusia. Hal ini sejalan dengan visi presiden Joko Widodo yang ingin fokus pada pembangunan SDM di periode keduanya. Oleh karena itu, ia berharap anggaran pendidikan juga meningkat.

Menurut Jefrey, pemerintah tidak hanya membantu melalui beasiswa, tapi juga membantu pengembangan universitas. Dengan demikian, sarjana, magister dan doktor yang dihasilkan benar-benar punya kualitas yang lebih baik.

Soal beasiswa, menurutnya, ini merupakan kesempatan yang luar biasa bagi anak-anak NTT untuk mendapatkan beasiswa dari LPDP. “Kesempatan sudah ada jadi tinggal dimanfaatkan. Jangan sampai kita akan jadi generasi tertinggal,” kata Jefrey.

Event ini dihadiri ribuan mahasiswa, selain dari UCB, juga dari kampus-kampus lain di Kota Kupang. Event ini terselenggara berkar kerjama Mata Garuda, yakni organisasi para almuni penerima beasiswa LPDP dengan berbagai organisasi dan komunitas yang peduli dengan pendidikan. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed