oleh

Musdes Keoen 2021 Sesuai Visi dan Misi Bupati Rote Ndao

Ba’a, RNC – Pemerintahan Desa Keoen menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk tahun 2021 berlangsung di kantor Desa Keoen, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Kamis (27/8/2020) lalu.

Kepala Desa Keoen, Sigrigel R. J. Poko saat membuka Rapat Musyawarah Desa tersebut menguraikan sejumlah item kegiatan tahun anggaran 2020 yang bersumber dari Dana Desa tidak terlaksana akibat covid-19. Kegiatan-kegiatan terdsebut di antaranya pengadaan 60 ekor anak babi, pembangunan saluran irigasi, pembangunan 5 unit Sumur gali, pembangunan posyandu, 300 rol kawat duri, 10 unit rumah layak huni, namun dikerjakan tahun 2020 hanya 3 unit, sedangkan 7 unit lain belum dibangun. Namun material seperti pasir, batu, batako dan besi sudah dibeli dan menjadi prioritas pada tahun anggaran 2021. “Hal ini terjadi karena semua dana desa secara Nasional terpotong untuk pencegahan dan penangan pandemi covid-19,” katanya.

Sementara itu, Camat Pantai Baru, Chris Fons Saek, S.Sos, dalam arahannya, mengatakan dalam musdes ini item kegiatan yang dibahas harus diselaraskan dengan visi dan misi Bupati Rote Ndao yang menitikberatkan pada 3 hal pokok yaitu pembangunan rumah layak huni (RLH), ekspansi stunting dan KIA serta pembangunan sarana prasarana air bersih.

BACA JUGA: Camat Pantai Baru, Rote Ndao, Lantik 2 Penjabat Kepala Desa

Ia menegaskan Musdes ini merupakan lanjutan dari hasil musyawarah di tingkat dusun. Jadi yang dimusyawarahkan adalah musyawarah untuk membahas kebutuhan-kebutuhan masyarakat Desa Keoen secara menyeluruh. “Jadi kita jangan mempertahankan sesuatu yang menguras energi tapi utamakan skala prioritas,” ujarnya.

Sesuai data yang diperoleh RakyatNTT.com, usulan kegiatan yang diakomodir dan menjadi prioritas serta dibiayai dari pagu dana desa tahun anggaran 2021 sebagai berikut:
1. Bidang Sarana dan Prasarana meliputi; 1 paket mesin motor air, pipa dan rumah, saluran irigasi, pengadaan dinamo air, sumur gali, sumur bor, posyandu, perlindungan mata air, dan pembangunan RLH

2. Bidang Kesehatan meliputi; PMT anak, PMT Posbindu, pengadaan PMT Kit, meter lingkar perut, alat ukur tinggi badan, tensi meter air raksa, transport pelayanan ke dusun, gedung posyandu di Nunue, Oehu dan Oeutuk.

3. Pertanian; pengadaan kawat duri, pintu pagar besi, bibit bawang merah

4. Peternakan; pengadaan bibit babi dan bibit kambing

Sedangkan Usulan kegiatan dengan sumber dana APBD Rote Ndao meliputi;
1. Sarana dan prasarana pembangunan saluran irigasi Moina Keoen dan Oeutuk serta pembangunan embung Kokandua
2. Pertanian; pengadaan bibit bawang merah
3. Kesehatan; pembangunan gedung PAUD Nunue, pembangunan septik tank
4. Perikanan; pengadaan pukat nilon size 3/4
5. Pertambangan; pengadaan lampu jalan dan jaringan listrik (PLN) untuk 3 dusun (Oeutuk, Oehu, dan Oemata)

Sedangkan usulan untuk APBD Provinsi NTT hanya 1 item kegiatan yakni pada bidang sarana dan prasarana yakni pembangunan sumur bor di Dusun Oemata. (rnc12)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed