oleh

NasDem Siapkan Rp100 Juta Bantu Petani Tuatuka Berkoperasi

Iklan Demokrat

Oelamasi, RNC – Setelah berhasil mengelola pertanian jagung, padi dan bawang merah super, Petani NasDem di Kelurahan Tuatuka, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang kembali mendapat dukungan. Kali ini dukungan datang dari Nasdem NTT berupa bantuan modal dana koperasi senilai Rp100.000.000.

Pantauan RakyatNTT.com di persawahan Usaha Baru, Sabtu(28/8/2021) sore, Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Bali, NTB, NTT DPP Partai NasDem, Julie Sutrisno Laiskodat didampingi Ketua DPD NasDem Kabupaten Kupang Sofia Malelak De Haan, Ketua DPC Nasdem Kecamatan Kupang Timur, Jon Leba dan Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Kupang, Erens Leka berdialog dengan para petani di Kelurahan Tuatuka.

Iklan Dimonium Air

Pada kesempatan itu, Julie mendengar langsung aspirasi para petani yang sebelumnya mendapat bantuan bibit jagung, padi dan bawang merah super. Para petani mengungkapkan kendala yang sangat krusial adalah ketersediaan pupuk dan pemasaran hasil pertanian. “Kami mohon bantuan sedikit untuk bisa membantu ketersediaan pupuk karena terkadang stok habis. Kemudian terkadang ada tengkulak juga yang main harga,” ungkap salah satu petani, Daud Toa.

Menanggapi hal itu, Julie pun mengatakan solusi untuk mengatasi dua persoalan itu adalah dengan membentuk koperasi. Hal tersebut pun disetujui para petani. Dengan demikian, koperasi yang dimaksudkan bisa mengakomodir kebutuhan pertanian dan pemasaran hasil pertanian.

Terkait persoalan pupuk sudah diketahuinya. Para petani biasanya berharap pupuk bersubsidi, namun anggaran yang disiapkan Pemerintah terkadang tidak cukup sehingga tidak bisa mengakomodir kebutuhan petani. Masalah lain adalah data kebutuhan pupuk belum diketahui secara pasti oleh Kementerian Pertanian.

Anggota Komisi IV DPR RI ini juga menjelaskan dengan berkoperasi tentu pupuk bisa tersedia. Namun pupuk yang dimaksud adalah tidak bersubsidi. Untuk mendukung kegiatan pertanian warga, NasDem pun siap menggelontorkan Rp100.000.000 untuk modal awal memfasilitasi kebutuhan petani.

Baca Juga:  Data Kematian Salah Input, PPKM di Kabupaten Kupang Naik Level 4

“Modal pertamanya saya kasih Rp100.000.000 tapi musti dikelola dengan baik. Jadi duduk sama-sama atur koperasi untuk atur pupuk dan nanti pasarnya kita buka lagi,” ungkapnya.

(rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed