oleh

Paket Independen di Ngada dan TTU Ini Siap Penuhi Kekurangan KTP

Sabun Herbal Cyrus

Kupang, RNC – Pleno hasil verifikasi faktual dukungan bakal calon independen hingga kini masih berproses, sehingga belum ada kepastian mengenai jumlah dukungan yang memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. Kendati demikian, Paket Firman (Wilfridus Muga – Herman Say), salah satu paket independen di Kabupaten Ngada sudah mematangkan persiapan untuk melengkapi kekurangan KTP.

Saat diwawancara RakyatNTT.com via sambungan selular,¬†Sabtu (18/7/2020), Wilfridus Muga mengatakan, syarat minimal yang harus dicapai balon independen untuk ikut dalam pesta demokrasi di Ngada yakni 10.743 KTP. Paket Firman sendiri telah memasukan dukungan ke KPU Ngada sebanyak 13.439 KTP. Dari keseluruhan KTP yang diserahkan ke KPU, lanjut Wilfirdus, pihaknya memprediksi jumlah dukungan yang tidak memenuhi syarat sekitar 18 sampai 20 persen. “Kalau prediksi kami itu tepat, maka jumlah dukungan yang memenuhi syarat tetap di atas syarat dukungan minimal. Kami sih berharap hanya satu putaran dalam artian tidak masuk di putaran perbaikan,” ujar tokoh pendidikan Ngada itu.

BACA JUGA: Kornelis Soi: Paket HOKI Pisah Tidak Apa-apa, tapi Utamakan Tata Krama

Berdasarkan data sementara dari pleno hasil verifikasi faktual di tingkat kecamatan, Wilfridus optimis paket Firman bisa memenuhi syarat pencalonan (syarat dukungan minimal, red). “Sekarang kami menunggu pleno di kecamatan Aimere dan Riung. Selain Aimere dan Riung, data yang masuk (memenuhi syarat) sudah sembilan ribuan. Jadi sejauh ini kami optimis lolos,” katanya.

Pendiri STKIP Citra Bakti Ngada itu menambahkan, apabila dukungan paket Firman masih kurang, kemungkinan angkanya tipis sekali. Dan sesuai aturan, pihaknya siap memasukan KTP sebanyak dua kali lipat dari jumlah yang kurang tersebut. Pasalnya, relawan Paket Firman masih terus melakukan pengumpulan KTP di semua desa. Hingga saat ini, terang Wilfridus, KTP yang sudah dikumpulkan untuk mengantisipasi kekurangan dukungan sudah sekitar empat ribuan.

“Sampai tanggal 21 Juli nanti, kemungkinan ada tambahan sekitar seribu lebih KTP sehingga totalnya bisa sampai lima ribuan. Jadi berapapun kurangnya, kami masih sangat siap,” ungkapnya.

Senada dengan Paket Firman, Paket AYO (Agustinus Talan – Yosep Akoit), balon independen di Kabupaten TTU juga optimis bisa memenuhi syarat dukungan minimal. Kepada RakyatNTT.com, Agustinus mengaku masih menanti hasil pleno dari semua kecamatan. “Kami sementara menanti hasil pleno dari 24 kecamatan,” sebut mantan Ketua DPRD TTU itu.

Agustinus menyebutkan, pihaknya sudah mengantongi data hasil pleno dari beberapa kecamatan. Seperti Kecamatan Naibenu, Kota Kefamenanu, Insana Fafinesu dan Insana Barat. “Kota Kefamenanu, dukungan yang memenuhi syarat lebih dari 70 persen. Yang lain di atas 80 persen,” katanya.

BACA JUGA: Soal Bongkar Pasang Paket di Ngada, PDIP NTT Belum Terima Laporan Resmi

Menurut Agus Talan, pihaknya sudah menyiapkan KTP untuk mengantisipasi apabila dukungan yang memenuhi syarat belum mencapai jumlah dukungan minimal yang ditetapkan KPU. Pihaknya juga memprediksikan dukungan yang kurang sekitar lima ribu sampai tujuh ribu KTP. “Untuk antisipasi kekurangan dukungan, kami sudah siapkan 20 ribu KTP. Meski pekerjaan ini tidak mudah karena kondisi pandemic corona, kami tetap optimis bisa jadi peserta Pilkada. Sebab undang-undang memberikan kesempatan bagi balon independen untuk lakukan perbaikan,” pungkas Agustinus. (rnc09)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed