oleh

Panik Isu Tsunami, Nenek 95 Tahun di Lembata Tewas Ditabrak Sepeda Motor

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Masyarakat di Lewoleba, Kabupaten Lembata berhamburan menjauh dari pesisir pantai akibat termakan isu tsunami. Akibatnya, seorang nenek berusia 95 tahun tewas setelah ditabrak sepeda motor.

Dilansir dari digtara.com, peristiwa itu terjadi pada Jumat (16/4/2021) malam. Warga yang mendengar akan ada tsunami langsung berlarian dan sebagian mengendarai sepeda motor untuk menyelamatkan diri.

Iklan Dimonium Air

“Warga panik karena ada isu terjadi tsunami sehingga terjadi tabrakan,” ungkap Waka Polres Lembata, Kompol Christian Tanau saat dikonfirmasi, Sabtu (17/4/2021).

Kecelakaan terjadi pada Sabtu (17/4/2021) sekira pukul 00:30 WIB, ketika sepeda motor yang dikendarai Abi Fardian Lili Wana (17) menabrak dua pejalan kaki.

Awalnya, Abi yang tersulut isu tsunami, membonceng dua rekannya Yofita Gunu Kbakupuken (17) dan Lefianus Laga Raring (20). Ia mengemudikan sepeda motor Honda Blade-nya dengan kencang dari arah Lamahora menuju Kota Baru.

Padahal lampu depan kendaraan tidak terlalu terang. Pada saat melintas di depan Tornado Computer, Wangatoa, Kelurahan Selandoro, ia terkejut melihat ada orang yang menyeberang dalam posisi sudah sangat dekat.

BACA JUGA: Gunung Ile Lewotolok di NTT Erupsi, Kolong Abu hingga 1.500 Meter

Tak sempat mengerem, ia pun menabrak pejalan kaki tersebut. Akibatnya pejalan kaki tersungkur dan luka-luka lalu meninggal di rumah sakit.

Korban bernama Elisabeth Deram (95), warga Wangatoa, Kelurahan Selandoro, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. “Salah satu pejalan kaki Elisabeth Deram mengalami patah tulang kering di bagian kaki kiri, kemudian dibantu oleh warga setempat kemudian diantar ke RSUD Lewoleba untuk pertolongan medis, namun tidak tertolong dan meninggal dunia di RSUD pada hari Sabtu 17 April 2021, sekitar pukul 06.00 wita,” tambah Waka Polres Lembata.

Baca Juga:  Dekranasda Provinsi NTT Peduli Tenun Tradisional NTT

Selain korban meninggal, pejalan kaki lainnya Ayu Wandira (20), warga Wangatoa, Kelurahan Selandoro, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata juga mengalami luka-luka. Pengendara dan dua penumpang juga luka akibat tersungkur jatuh dari sepeda motornya.

Waka Polres menambahkan, dari hasil pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi-saksi diduga pengendara sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi, apalagi komponen kelengkapan kendaraan berupa lampu utama suram serta lampu penerangan jalan tidak ada. (*/dig/rnc)

  • 822
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed