oleh

Pesan Kru KRI Nanggala untuk Istri: Kalau Saya Tugas, Anggap Sudah Mati

Iklan Demokrat

Jakarta, RNC – KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan berpatroli untuk selamanya. Sebanyak 53 orang prajurit yang merupakan patriot penjaga kedaulatan negara ikut gugur saat kapal tersebut tenggelam.

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang pada 21 April 2021 ketika mengikuti latihan di perairan Bali. Segala upaya dikerahkan namun KRI Nanggala-402 tak dapat diselamatkan. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dengan penuh kesedihan dan berat hati, mengumumkan bahwa seluruh awak KRI Nanggala-402 gugur.

Iklan Dimonium Air

Dilansir dari detikcom, ungkapan penuh duka juga disampaikan oleh Menhan Prabowo Subianto. Prabowo memastikan seluruh awak yang gugur merupakan putra terbaik bangsa. Prabowo juga berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Dia pun menitipkan kedaulatan laut Indonesia kepada para awak KRI Nanggala-402 yang gugur.

Mengenang seluruh awak kapal KRI Nanggala 402, beredar video salah satu Prajurit KRI Nanggala 402. Ialah Serda Setyo Wawan saat diwawancarai oleh Trans7 dalam program Ksatria pada 2017 lalu.

Dalam video yang berjudul “Ksatria | Kelana Yudha Hiu Kencana 2017” terlihat para prajurit, termasuk Serda Setyo sedang menjalani cara bertahan hidup di hutan. Mereka harus mampu memanfaatkan apa saja yang ada di sekitar, termasuk bahan makanan.

Saat diwawancara, Serda Saa Setyo Wawan sempat mengatakan dirinya mengira pendidikannya akan terasa mudah. Saat itu ia masih berpangkat Kopda.

“Setelah lulus pembukaan kok kayak begini beda dari yang saya pikirkan. Masa kita dijadikan kayak gini rek? Nggak dimanusiakan,” kata Setyo Wawan.

Dalam video yang berdurasi 6.09 menit itu, Setyo Wawan mengungkapkan sebelum bertugas di KRI Nanggala, dia bertugas di KRI Tanjung Nusanive-973 dengan komando lintas laut maritim. Ia pun menceritakan keadaan ketika berada di dalam kapal selam.

BACA JUGA: Sedih, Suami Gugur di Timor Timur, Kini Anaknya Tenggelam Bersama KRI Nanggala-402

“Kan beda banget belajar bagaimana menjadi tawanan, jadi apa, nggak dibayangkan sama sekali sebelum masuk ke sini. Untuk kapal selam, kita tidur pun nggak bisa, kadang tidurnya harus duduk. Karena terbatas tempatnya, lorongnya pun kecil. Untuk dilewatin dua orang aja itu harus bergantian,” ungkap Setyo.

“Mungkin awalnya jenuh, ketemu lagi ketemu lagi. Tapi lama-lama jadi becandaan. Akhirnya malah bikin kekeluargaan jadi lebih erat,” lanjutnya.

Setyo bergabung menjadi Prajurit Angkatan Laut pada 2010 lalu. Pria yang berasal dari Situbondo, Jawa Timur ini kerap merasa rindu akan keluarganya ketika bertugas. Dia pun menyampaikan pesan haru kepada istrinya terkait tugasnya di kapal selam. Pesan harunya inilah yang sekarang ini viral di saat Serda Setyo gugur dalam tugasnya.

“Kan ada pelatih bilang di saat kapalmu sudah menyelam, kamu itu dianggap sudah mati. Ya kan saya sampaikan ke anak dan istri saya nanti. Di saat suamimu berangkat tugas menjalankan operasi kapal selam, kamu anggap suamimu sudah mati. Berdoa saja sama Allah SWT, supaya suamimu ini selalu diberikan keselamatan, kemudahan dan kelancaran di mana pun berada,” terang Setyo tegas.

Pada kesempatan wawancara dengan Trans& itu, Setyo juga mengungkapkan betapa bahagianya dirinya saat mendapatkan izin pulang ke rumah. Dia selalu memanfaatkan waktu untuk bertemu dengan keluarga tercinta.

“Saya kalau dapat izin pulang langsung kepengen menggendong anak saya yang baru lahir. Kan waktu lahiran itu bertepatan mengambil nama sandi. Saya juga nggak tahu lahirannya kapan. Cuma selang dua hari langsung kasih kabar. Apalagi anak saya yang kedua habis operasi hernia itu gagal dia. Itu yang bikin saya awal-awal balik saja gitu. Saya kan dikasih kesempatan untuk menghubungi anak dan istri,” kenangnya.

Sekelumit kisah ini menjadi saksi dan bukti kesetiaan, pengorbanan dan pengabdian Serda Setyo Wawan untuk ibu pertiwi. Selamat jalan Prajurit, selamat jalan KSATRIA. Doa kami selalu menjadi penyerta. Wira Ananta Rudira.

(*/rnc)

  • 4.6K
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed