oleh

Selama 18 Tahun Pemda Rote Ndao Salah Rayakan HUT Rote Ndao

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sejak tahun 2003 hingga saat ini selalu merayakan HUT Kabupaten Rote Ndao pada tanggal 2 Juli. Faktanya, Undang-undang Nomor 9 Tahun 2002 tentang pembentukan daerah otonom Kabupaten Rote Ndao disahkan pada 10 April.

Terkait ini, sesepuh Rote Ndao yang juga mantan Bupati Kupang, Drs. Ibrahim A. Medah yang dikonfirmasi RakyatNTT.com, Jumat (2/7/2021) mengatakan perayaan HUT mesti disesuaikan dengan tanggal pengesahan Undang-undang pembentukan daerah otonom.

Iklan Dimonium Air

Hal ini sama dengan Pemerintah Provinsi NTT yang merayakan HUT sesuai tanggal pembentukan provinsi yaitu 20 Desember. Menurut Medah, tanggal 2 Juli merupakan hari peresmian Kabupaten Rote Ndao, sementara Rote Ndao sendiri sebagai daerah otonom resmi terbentuk saat pengesahan Undang-undang pembentukan Kabupaten Rote Ndao. “Jadi ulang tahun itu bukan saat peresmian, tapi saat pengesahan undang-undang itu,” kata mantan Anggota DPD RI ini.

Ia mengatakan, ke depan pemda mesti merayakannya sesuai hari lahir Kabupaten Rote Ndao. “Tidak apa-apa kalau sudah telanjur. Kan sekedar perayaan. Tidak apa-apa, tapi ke depan alangkah lebih bagusnya sesuai dengan tanggal pembentukan (daerah otonom),” pungkas mantan Ketua DPRD Provinsi NTT ini.

Sebelumnya, tokoh Rote Ndao selaku Sekretaris Panitia Pembentukan Kabupaten Rote Ndao Jakarta, Soudi Lian dalam surat terbukanya di media sosial mengatakan terbentuknya Kabupaten Rote Ndao adalah berdasarkan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Rote Ndao yang ditetapkan pada tanggal 10 April 2002. UU ini dinyatakan berlaku tanggal 10 April 2002.

“Oleh karena dasar hukum berdirinya Kabupaten Rote Ndao adalah Undang-undang Nomor 9 Tahun 2002 maka jelaslah bahwa tanggal berdirinya Kabupaten Rote Ndao adalah sama dengan tanggal ditetapkan, diundangkan dan dinyatakan berlakunya Undang-undang Nomor 9 Tahun 2002 itu yakni tanggal 10 April 2002,” tulis Soudi.

Baca Juga:  Tolong Dicari! ASN Asal Rote Ndao Ini Sudah Menghilang Selama 4 Hari

Oleh karena itu, ia menegaskan perayaan HUT Kabupaten Rote Ndao seharusnya dilaksanakan pada tanggal 10 April bukan pada 2 Juli.

Menurutnya, 2 Juli 2002 adalah tanggal pelantikan Christian Nehemia Dillak, SH sebagai Plt. Bupati Rote Ndao yang pertama oleh Gubernur NTT waktu itu, Piet A. Tallo SH. Pelantikan berlangsung di Lapangan Bola Kaki Ba’a. “Mungkin adanya kemeriahan itu maka semua pihak mengira bahwa tanggal 2 Juli adalah hari lahirnya Kabupaten Rote Ndao, sehingga terus dirayakan setiap tahun, padahal itu sesungguhnya salah kaprah akibat tidak teliti membaca Undang-undang Pembentukan Kabupaten Rote Ndao itu sendiri,” kata Soudi.

Menurutnya, sangat naif kalau tanggal pelantikan Plt. Bupati Rote Ndao yaitu 2 Juli 2002 dijadikan sebagai rujukan perayaan HUT Kabupaten Rote Ndao dan mengabaikan tanggal terbentuknya Kabupaten Rote Ndao yaitu 10 April 2002 berdasarkan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2002.

“Oleh karena itu, dengan hati yang tulus kami berikan masukan kepada Ibu Bupati untuk dapat mengambil langkah bijaksana bersama dengan DPRD dalam melakukan pelurusan sejarah berupa penyesuaian kegiatan perayaan HUT Kabupaten Rote Ndao. Ke depan tidak lagi dilakukan pada tanggal 2 Juli tetapi pada tanggal 10 April sebagaimana yang telah kami paparkan di atas,” tulis Soudi.

(rnc)

  • 427
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed