oleh

Seorang PNS di Rote Ndao Gantung Diri, Ternyata Ini Penyebabnya

Iklan Demokrat

Ba’a, RNC – Seorang PNS di Kabupaten Rote Ndao ditemukan tewas gantung diri. Kejadian ini sudah ditangani aparat Polres Rote Ndao.

Dilansir dari digtara.com, sesuai hasil pemeriksaan saksi-saksi diperoleh keterangan kalau korban mengakhiri hidupnya dengan cara tragis gara-gara stres dengan sakit yang dialami.

Iklan Dimonium Air

“Korban stres akibat sakit yang diderita. Korban jadi sulit tidur atau insomnia,” ujar Kasubbag Humas Polres Rote Ndao Aiptu Anam Nurcahyo SIP, Selasa (6/7/2021).

Informasi tersebut diperoleh polisi dari keluarga korban. “Korban sudah tidak tidur lebih dari 3 hari,” tambah Aiptu Anam.

Pihak keluarga juga tidak mau kasus ini diproses lebih lanjut sehingga tidak dibuatkan laporan polisi.

Sebelumnya, ABrPA alias Astin (46), PNS pada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Kabupaten Rote Ndao ditemukan tewas gantung diri, Senin (5/7/2021) siang.

Warga Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao ini ditemukan meninggal tidak wajar (gantung diri) sekitar pukul 14.30 wita di rumahnya.

Adik kandung korban, NGER (40), mengaku kalau pada Senin (5/7/2021) pagi sekitar pukul 10.00 wita, korban masih memasak makan siang untuk anak-anaknya.

Setelah menghidangkan masakan, korban meninggalkan anak-anaknya untuk menonton televisi di dekat gudang dalam rumah korban.

Setelah itu, korban menuju gudang yang berada di bagian belakang rumah. Namun hingga pukul 14.30 Wita korban belum juga keluar dari dalam gudang. Kedua anak kandung korban, AR dan ANR mengecek korban di gudang rumah mereka.

Pada saat mengecek gudang ternyata pintu gudang dalam kondisi tertutup dan terkunci dari dalam. Kedua anak kandung korban mencoba memanggil-manggil nama korban namun tidak ada jawaban.

Mereka pun memanggil dua kakaknya Gr dan Bt. Gr kemudian mendobrak pintu gudang dan menemukan ibunya dalam kondisi tergantung dengan tali nilon yang terikat di leher.

Baca Juga:  Belum Ditetapkan Tersangka, Polisi Masih Dalami Pengakuan Randy

Gr lalu mengambil gunting untuk memotong tali yang mengikat leher korban sambil berteriak meminta tolong kepada tetangga.

Mereka membawa korban Ke RSUD Baa, Kabupaten Rote Ndao. Namun korban nyawanya tak terselamatkan. (*/dig/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed