oleh

SPAM Kali Dendeng segera Dibangun, Ini Permintaan Warga Penkase Oeleta

Kupang, RNC – Warga Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang menyambut baik proyek pembangunan SPAM Kali Dendeng tahun 2020. Pembangunan tahap I untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Kota Kupang bagian barat.

Kepada RakyatNTT.com, Selasa (23/06/2020), beberapa warga di RT 01/RW 02, Kelurahan Penkase Oeleta memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah merealisasikan program air bersih.

BACA JUGA: Kementerian PUPR Lelang Proyek Air Bersih dan Taman Kota Kupang Senilai Rp 301 M

Menurut mereka, Pemerintah Kota Kupang pada masa kepemimpinan Wali Kota Dr. Jefirstson Riwu Kore telah berupaya mengatasi berbagai masalah, salah satunya adalah kebutuhan air bersih.

Ketua Karang Taruna Penkase Oeleta, Paulus Manek mengatakan Kelurahan Penkase Oeleta pantas untuk mendapatkan aliran air bersih. Pasalnya pertumbuhan penduduk semakin tinggi di wilayah tersebut. Termasuk Kecamatan Alak secara keseluruhan, sehingga kebutuhan air bersih akan semakin banyak. “Memang sekarang ada ketersediaan air bersih namun belum bisa untuk memenuhi semua kebutuhan dari warga, khususnya di Kelurahan Penkase Oeleta,”

Oleh karena itu, Paul mengatakan upaya Pemkot ini menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Dengan demikian akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat.

Warga lainnya, Nikodemus Lay mengatakan air bersih menjadi persoalan klasik. Dan baru pada kepemimpinan Jefri Riwu Kore dan Hermanus Man secara perlahan menjawab persoalan ini. Dengan hadirnya SPAM Kali Dendeng, maka kebutuhan air mulai terpenuhi. Hal ini akan membantu masyarakat di kelurahan Penkase Oeleta yang menggeluti pertanian.

Selama ini, kata Nikodemus, warga setempat mengonsumsi air dengan memesan mobil tangki air. Harganya sangat mahal. Oleh karena itu, dengan hadirnya SPAM Kali Dendeng maka sudah bisa membantu masyarakat setempat.

Senada dengan itu, Guter Lay mengatakan hadirnya SPAM Kali Dendeng akan menambah debit air di Kota Kupang. Dengan demikian semakin banyak warga yang akan terlayani. Walau begitu, Guter meminta pemerintah agar memberlakukan biaya yang murah, khususnya warga kurang mampu.

Khusus untuk para petani, pemerintah perlu memberikan biaya yang murah. Dengan demikian, masyarakat tidak terbebani dengan biaya air bersih, baik untuk konsumsi maupun untuk pertanian.

BACA JUGA: Air Kali Dendeng untuk 15.000 Pelanggan, PDAM Bisa Penuhi 70% Kebutuhan Air

“Dulu kami sangat sulit soal air, ketika ada bantuan pembangunan embung, kami bisa bercocok tanam. Dengan adanya pembangunan Kali Dendeng kami lebih senang lagi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kementerian PUPR saat ini melakukan tender untuk pekerjaan SPAM Kali Dendeng. Pekerjaan tersebut bersifat multy years. Untuk Tahap I SPAM Kali Dendneg akan mengalirkan air bersih dengan debit 150 liter per detik ke wilayah barat Kota Kupang. Selanjutnya akan ada tambahan lagi untuk memenuhi kebutuhan air di wilayah tengah dan timur Kota Kupang.

(rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed