oleh

Bupati Matim Resmikan Proyek Air Bersih di Kecamatan Elar

Iklan Covid Walikota Kupang

Borong, RNC – Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, SH.MH., berkunjung ke Kecamatan Elar, Kamis (10/6/2021). Ia melakoni dua agenda sekaligus yakni sosialisasi pembentukan Gugus Tugas Kota Layak Anak dan peresmian air minum bersih pada Jumat (11/06/21).

Dalam rilis yang yang diterima RakyatNTT.com dari Kabag Prokopim Matim Jefrin Haryanto, Bupati Agas mengingatkan eratnya keterkaitan antara air dengan perempuan dan anak. Menurutnya, perempuan dan anak adalah kelompok yang paling terdampak jika kita ketiadaan air minum bersih.

Iklan Dimonium Air

“Karena perempuan akan selalu terhubung dengan kebutuhan dasar tersebut. Mulai kebutuhan konsumsi di rumah, aktivitas mencuci, sampai untuk kebutuhan WC. Jika kita kesulitan air, maka ibulah yang paling dipusingkan. Jadi, paradigma pembangunannya harus mulai dari dapur,” ungkap Bupati Agas.

Agas mengatakan, sudah sejak tiga tahun terakhir, Pemkab Matim mengubah orientasi pembangunan sarana air minum bersihnya, dari konsep satu desa satu bak ke pemasangan sambungan rumah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Manggarai Timur, Yoseph Marto menjelaskan,  pelayanan air bersih pada masyarakat di Kecamatan Elar dilakukan dengan sistem Sambungan Rumah (SR), dengan sumber mata air Wae Butang Rana di Desa Rana Gapang.

Melalui Dinas PUPR, Pemkab Matim telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) pada tahun 2019 untuk pembangunan air minum bersih untuk Instalai Kota Kecamatan (IKK) Elar dengan perencanaan swakelola dan kontraktor pelaksana CV Dian Jaya. Pagu anggaran kegiatan tersebut sebesar Rp1.480.000.000,00 dengan panjang jaringan 8.200 meter.

“Wilayah terlayani adalah Desa Rana Gapang dengan total sasaran adalah 100 kepala keluarga,” jelas Marto.

Kadis Marto mengatakan, pada tahun 2020, pemerintah daerah kembali mengalokasikan dana untuk pengembangan IKK Elar dengan Konsultan perencana CV. Bayu Pratama dan Kontraktor pelaksana CV. Chavi Mitra. Pagu anggaran kegiatan saat itu senilai Rp2.019.412.000. Sementara Instalasi saat itu untuk melayani Desa Rana Gapang dan sebagian Kelurahan Tiwu Kondo dengan Jumlah Sambungan Rumah 82.

Baca Juga:  Pemuda di Matim Dianiaya Sekelompok Preman, Polisi Diminta Bertindak Tegas

“Pemerintah juga merencanakan akan mengusulkan lagi di tahun 2022, untuk pembangunan lanjutan IKK Elar wilayah pelayanan adalah Ibu Kota Kecamatan Elar,” tutupnya. (*/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed