Kefamenanu, RNC - Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi membuka kegiatan pembinaan Organisasi Angkutan Darat (Organda) di aula Hotel Grand Royal Kefamenanu, Senin (8/11/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan sasaran para pengusaha angkutan orang dan barang yang beroperasi di Kabupaten TTU.
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 10.00 wita itu dipandu oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan. Di bawah koordinasi panitia pelaksana yakni Dinas Perhubungan Kabupaten TTU, kegiatan yang dihadiri anggota DPRD TTU Therensius Lazakar tersebut dilanjutkan dengan diskusi bersama.
Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi dalam arahan singkat menyampaikan terima kasih kepada para pengusaha angkutan darat, baik angkutan kota (Angkot), angkutan pedesaan (Angdes), angkutan kota dalam provinsi (AKDP) maupun para pengusaha angkutan barang yang turut memberikan kontribusi di bidang transportasi bagi pertumbuhan ekonomi di bumi Biinmaffo.
Dikatakannya, akibat pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari dua tahun dengan penerapan pembatasan sosial menyebabkan pendapatan pekerja jasa angkutan menurun tajam. Melihat kondisi tersebut, pemerintah membuat kebijakan dengan relaksasi kredit, stimulus pajak kendaraan serta bantuan-bantuan yang langsung menyasar para pekerja jasa angkutan.
Lebih lanjut, Wabup Eusabius menegaskan, penerapan protokol kesehatan pada jasa angkutan harus tetap menjadi perhatian. Selain itu, keikutsertaan dalam program vaksinasi harus diprioritaskan. “Pemerintah menyediakan obat dan tenaga vaksinasi secara gratis. Masyarakat secara sadar menerima vaksinasi. Vaksin adalah cara paling evektif menekan angka penyebaran Covid-19,” tegasnya.
“Kendaraan yang beroperasi sudah dinyatakan layak jalan oleh instansi berwenang. Orang yang menjalankan kendaraan memiliki lisensi serta kelayakan jalan yang merupakan tanggungjawab pemerintah,” pungkasnya.
Mantan Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI ini mengharapkan, melalui kegiatan tersebut para pengusaha angkutan dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai pengusaha dalam bidang transportasi sehingga masyarakat dapat dilayani secara baik dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten TTU.
Selain itu, diharapkan melalui momen tersebut dapat menjadi sarana komunikasi yang baik di antara para pengusaha jasa angkutan maupun dengan para pemangku kepentingan yakni Polres TTU dan Dinas Perhubungan Kabupaten TTU, sehingga setiap masalah yang ada bisa mendapat solusi. (rnc17)


















Komentar