Warga Dukung Pemkab Kupang Segera Perbaiki Jalan Claret di Desa Penfui Timur

Kabupaten Kupangdibaca 517 kali

Oelamasi, RNC - Ratusan warga Desa Penfui Timur kembali menggelar kerja bakti menimbun lubang di ruas jalan Matani-Claret. Sabtu (25/2/2026) siang. Gerakan ini dimaksud untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Kupang memperbaiki ruas jalan yang berada di batas kabupaten dan Kota Kupang yang sudah mengalami kerusakan bertahun-tahun.

Pantauan RakyatNTT.com di ruas jalan Claret, hadir langsung Kepala Desa Penfui Timur, Zem Tafoki, para kepala dusun dan tokoh masyarakat di antaranya, Agus Sabaat dan ratusan warga lainnya. Salah satu perusahaan konstruksi, PT. Bumi Indah juga terlibat dengan menurunkan alat berat vibro untuk membantu pemadatan tanah sertu yang disumbang warga. Selain itu, dukungan konsumsi juga datang dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang juga berlokasi di Desa Penfui Timur.

Tokoh masyarakat, Agus Sabaat menyampaikan kegiatan ini adalah bentuk kepedulian warga atas kondisi jalan claret yang kian memprihatinkan. Sementara ruas jalan tersebut dinilai sangat penting bagi arus lalu lintas warga.

Ia mengatakan, aksi ini sebagai bentuk dukungan kepada Pemkab Kupang yang sudah berencana untuk membangun ruas jalan tersebut. Penimbunan jalan yang berlubang dan berlumpur tersebut sebagai antisipasi awal sehingga tidak memberikan dampak negatif bagi para pengendara.

“Sebetulnya kami berharap dari rencana pemerintah Kabupaten Kupang, kegiatan ini juga sebagai penarik, supaya pemerintah cepat memproses pembangunan jalan ini yang mana telah dianggarkan dari dana pemerintah,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Penfui Timur, Zem Tafoki mengatakan, kegiatan ini didukung penuh oleh berbagai pihak. Sebanyak 60 kubik tanah sertu disumbangkan warga. “Ini bantuan dari masyarakat yang peduli dengan kondisi jalan Matani (Claret) ini,” ucapnya.

Ia menegaskan terkait pembangunan jalan Matani oleh Pemkab Kupang, biasanya pemerintah sudah merencanakan, namun terkadang mengalami kendala. Namun baginya Pemdes bersama warga tetap mendukung agar terlaksana dalam tahun 2023 ini.

“Kami tetap bijaksana, untuk sementara bersama dengan semua masyarakat Desa Penfui Timur kita tutup jalan-jalan yang berlubang,” jelasnya.

Sebagai Kepala Desa, Zem memastikan dirinya akan berkoordinasi dengan Pemkab agar memastikan pembangunan jalan di wilayahnya harus terlaksana. Pasalnya, hingga saat ini warga terus mendesak Pemdes untuk terlibat dalam proses pembangunan jalan di Desa Penfui Timur. (rnc04)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *