oleh

Di Kota Kupang, Jumlah ODP Menurun, PDP Dinyatakan Negatif Corona

Kupang, RNC – Orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Kupang jumlahnya menurun. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di Podium Lapangan Upacara Balai Kota, Senin (23/03/2020).

Dalam Rapat tersebut, Herman menyampaikan Kota Kupang patut bersyukur karena jumlah ODP dan PDP menurun. Masyarakat diminta tidak perlu ragu, karena dari laporan yang diperoleh Dinas Kesehatan Kota Kupang dari 34 ODP sudah berkurang menjadi 10 setelah dinyatakan bebas dari infeksi Covid-19.

“Berarti bukan saja kita harus dengan berita yang sedih-sedih, karena dengan upaya kita mengisolasi mandiri di rumah itu sudah cukup bagus, sehingga dari 34 hanya tinggal 24,” ujarnya. Ia mengatakan terkait satu pasien yang berstatus PDP, rujukan RSUD S.K. Lerik juga telah dinyatakan negatif. Oleh karena itu status PDP sudah nol.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson Riwu Kore saat diwawancarai usai rakor tersebut menyampaikan, wabah corona virus adalah masalah serius sehingga butuh pencegahan dini. Pemkot akan terus bersinergi dalam Tim Gugus Percepatan yang telah dibentuk untuk segera mengatasi penyebarannya di Kota Kupang.

Oleh karena itu, ia meminta agar warga tetap menghindari aktifitas yang berpotensi mengumpulkan massa dengan menjaga jarak kontak dengan orang lain, dan tetap berada di rumah masing-masing. Juga terus menjalankan pola hidup sehat sesuai instruksi yang telah disampaikan. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Perketat pemeriksaan di bandara Penfui. Setelah tiba bandara, penumpang dan barang dikarantina minimal satu jam sambil dibersihkan dengan deskinventan dan body sanitaser. Selanjutnya penumpang itu harus isolasi mandiri di rumahnya 14hari. Petugas pantau terus penumpang itu

  2. Kalo sy blm patut berbangga dgn keadaan ini,karena yg kami dgr,bahwa bandara eltari sampe saat ini blm di tutup,selama bandara belum di tutup itu berarti kita blm bs merasa lega terlebih dulu,bandara adalah salah satu penyebar virus Corona,org datang dan pergi seenaknya tanpa kita ketahui mereka teeinveksi atau tdk.

News Feed