oleh

Kontrak Ditandatangani, Proyek SPAM Kali Dendeng Resmi Dimulai

Kupang, RNC – Kepala Balai Wilayah Sungai Nusantara II Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama pimpinan PT Nindya Karya menandatangani kontrak pekerjaan SPAM Kali Dendeng di Gedung Kantor Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Nusa Tenggara, Kementerian PU, Selasa (27/10/2020) siang.

Acara penandatanganan kontrak itu dihadiri langsung Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore, Dirut PDAM Tirta Lontar Johanes Silvester Ottemoesoe dan Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Benyamin Ndapamerang.

Kepada awak media usai acara tertutup itu, Wali Kota Jeriko menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang telah menjawab dan melaksanakan pembangunan SPAM Kali Dendeng dengan kapasitas air untuk tahap I 150 liter per detik dengan dana Rp 189 miliar.

BACA JUGA: Mantap, Proyek SPAM Kali Dendeng Mulai Dibangun, Besok Tanda Tangan Kontrak

Dikatakan, Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo sangat memperhatikan kondisi yang dialami warga Kota Kupang. Oleh karena itu, pembangunan SPAM tersebut adalah bagian dari menjawab jeritan warga Kota Kupang. “Karena kita selalu bertemu dengan Pak Jokowi dan selalu menyampaikan kebutuhan utama masyarakat kota Kupang adalah air bersih,” ucapnya.

Wali Kota juga menjelaskan pekerjaan akan dilakukan oleh PT. Nindya Karya, di mana dalam tahap I membutuhkan waktu 15 bulan. Selanjutnya tahap II akan dilanjutkan. Dengan pembangunan SPAM Kali Dendeng, maka akan menjawab ketersediaan air sebanyak 350 liter per detik.
“Total anggaran untuk SPAM Kali Dendeng sekitar Rp 300 miliar,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, Pemkot Kupang bersama DPRD Kota Kupang telah menyiapakan lahan tanah agar SPAM dapat dibangun. “Jadi proses ini bukan secara tiba-tiba, namun sudah berjalan cukup lama demi memberikan air bersih bagi Kota Kupang,” pungkasnya. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Bukan Kepala Balai Wilayah Sungai Nusantara II Provinsi NTT tapi Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Timur, mohon semua beritanya di koreksi…thx

News Feed