oleh

Badai Tropis di NTT Diprediksi Baru Berakhir Selasa Nanti

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Badai siklon trois 99S yang saat ini melanda 16 kabupaten/kota di NTT diprediksi baru akan berakhir Selasa (6/4/2021). Hal ini berdasarkan prediksi prakiraan cuaca pada situs Windy.com.

Berdasarkan penelusuran RakyatNTT.com pada situs tersebut, pada Minggu pukul 20.30 wita, badai tropis masih terpusat di Pulau Rote sehingga daerah terdampak angin kencang yakni Rote, Sabu dan sebagian Pulau Timor. Rata-rata kecepatan angin 30-40 knot.

Iklan Dimonium Air
badai
Tinggi gelombang di perairan NTT, khususnya di Selat Rote dan Laut Sawu berkisar 4-9 meter.

Selanjutnya, badai ini pusatnya sedikit bergeser ke bagian utara Pulau Rote pada Senin (5/4/2021) dini hari nanti. Kecepatan angin masih berkisar 30-40 knot. Kemudian perlahan-lahan bergeser ke arah barat ke arah Laut Sawu. Pada Senin siang besok, wilayah Timor sudah cukup aman dengan kecepatan angin berkurang menjadi 20 knot.

Namun wilayah yang masih terdampak adalah Sabu Raijua dan sebagian Pulau Sumba. Selanjutnya pada Senin sore badai terus bergerak ke arah barat daya menuju Samudera Hindia namun sebagian wilayah Sumba masih terdampak walaupun kecepatan angin menurun menjadi 10-20 knot. Badai tropis ini benar-benar menghilang dari wilayah NTT pada Selasa sore.

BACA JUGA: Update Bencana: Korban Tewas di Flotim Capai 63 Orang, Proses Evaluasi Terkendala

Dalam Windy.com juga ditampakkan ketinggilan gelombang. Pada Minggu hingga Senin, gelombang di perairan NTT masih cukup tinggi. Berkisar 5-6 meter.

Sebelumnya diberitakan RakyatNTT.com, BMKG mendeteksi adanya bibit siklon tropis 99S di Laut Sawu. Oleh karena itu, terjadi hujan sedang hingga lebat di wilayah NTT dalam 3 hari, yakni Sabtu hingga Senin.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut menunjukkan bahwa La Nina masih berlangsung paling tidak hingga Mei 2021 dengan kecenderungan menuju netral. “BMKG mendeteksi adanya bibit siklon tropis 99S di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur dan diperkirakan akan cenderung menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia,” tulis BMKG.

Baca Juga:  Data Covid-19 RI 3 Desember: Kasus di NTT Melonjak, 27 Orang Positif!
badai di NTT 3
Pada Selasa sore badai tropis diperkirakan sudah bergeser ke arah barat daya menuju Samudera Hindia.

Secara tidak langsung keberadaan bibit siklon 99S di Laut Sawu tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatkan labilitas atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disertai angin kencang dalam periode tiga hari ke depan di wilayah Kota Kupang, Kab. Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Sabu, Rote Ndao, Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, sebagian Flores Timur, Lembata, Alor, serta Sumba Timur.

BACA JUGA: Cuaca Ekstrem Landa NTT, BMKG Sebut 16 KabupatenKota Terkena Dampak

Peringatan waspada potensi angin kencang terjadi di hampir seluruh wilayah NTT terutama di wilayah yang berada di sekitar pusat tekanan rendah seperti Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote, Sabu dan sebagian Sumba.

Sementara itu, berdasarkan Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak untuk potensi Banjir/Bandang dalam periode hingga 3 hari ke depan dengan kategori siaga berpotensi terjadi di wilayah NTT seperti Kota Kupang, Kab. Kupang, TTU dan TTS.

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak terhadap bencana seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang. (*/rnc)

  • 2.2K
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed