oleh

Empat Suku Hibahkan Tanah ke Pemkot untuk Bangun Puskesmas Fatukoa

Kupang, RNC – Perwakilan empat suku di wilayah Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Jumat (20/9/2019) bertemu Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore di Balaikota. Mereka menyatakan siap menyerahkan lahannya untuk pembangunan Puskesmas Fatukoa.

Pada kesempatan itu, hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes. Ia memberikan data-data kelayakan status Puskesmas. Pasalnya, Pustu Fatukoa akan diubah atau naik status menjadi Puskesmas pada tahun 2020 mendatang. Oleh karena itu, mesti dibangun gedung baru.

Wali Kota Jefri Riwu Kore memberi apresiasi terhadap tokoh-tokoh masyarakat Fatukoa. Ia berterima kasih kepada masyarakat Fatukoa, khususnya dari empat suku, yakni Suku Aluman, Sili, Tentau dan Naioni yang telah bersedia memberikan lahan seluas 1.000m² untuk lokasi gedung Puskesmas. “Kita mau bangun dan naikkan status menjadi Puskesmas di Fatukoa, karena tanah yang dihibahkan saja sampai 1.000m², sehingga harus puskesmas,” ungkapnya.

Perwakilan Suku Aluman, Leonardus Aluman mengapresiasi respon Pemkot yang dapat menjawab kesulitan yang dihadapi empat suku di wilayah batas kota tersebut. “Selama ini di sana kalau mau pelayanan kesehatan posyandu, mau cek kesehatan juga kadang di rumah-rumah rakyat. Dan ketika kami empat suku berkumpul, kami sepakat untuk memberikan hibah tanah guna pelayanan masyarakat di wilayah kita,” ungkap Leo.

Ketua RT 10, Kelurahan Fatukoa, Dogianus Lema yang mendampingi para perwakilan suku, mengatakan pertemuan tersebut adalah koordinasi antara masyarakat dengan pemerintah. Tujuannya menyampaikan kesediaan masyarakat memberikan lahan untuk pembangunan fasilitas kesehatan. “Pak Wali sendiri menerima dengan antusias kehadiran kami dan kami bersama menyampaikan beberapa hal terkait permohonan yang telah kami ajukan untuk pembangunan puskesmas,” tuturnya. (rnc04)

Baca Juga:  Trotoar jadi Lokasi Jualan, Pemkot Kupang Siap Tindak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *