oleh

Hujan Deras, Lapangan Sepak Bola jadi Danau, Sampah Berserakan

Iklan Covid Walikota Kupang

Mbay, RNC – Akibat hujan lebat beberapa hari terakhir, lapangan sepak bola Nangadhero terendam banjir. Lokasinya persis di depan Kantor Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Pantauan RakyatNTT.com, Jumat (5/2/2021), tak hanya lapangan, tampak sejumlah rumah-rumah warga termasuk pasar Nangadhero juga terendam banjir.

Iklan Dimonium Air

Selain itu, tumpukan sampah tampak menggunung dan dibiarkan begitu saja. Tak hanya pemandangan tidak elok, aroma tak sedap juga menyeruak dan mengganggu warga di sekitarnya.

Warga RT 04 Nangadhero yang tidak menyebutkan identitasnya mengaku kesal. Menurutnya, musim hujan tiba, rumah-rumah warga tersebut seperti kolam ikan.

“Di situ hanya kurang ikan pak yang tidak ada. Tiap tahun begitu-begitu saja. Air yang tergenang itu tidak ada pembuangan. Beginilah kami di Nangadhero. Pak lihat sendiri. Kami tidak tau mau omong apa lagi,” katanya kesal.

BACA JUGA: Jalan Aemali-Danga di Nagekeo Rusak Parah, Warga Mengeluh

Sementara itu, Kepala Desa Nangadhero saat dihubungi RakyatNTT.com mengatakan penyebab terjadinya banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi, yang mengguyur wilayah itu sejak awal Januari 2020. “Banjir memang sering merendam pemukiman warga di sini dan di beberapa wilayah lainnya juga. Bukan hanya tahun ini saja terjadi, hampir setiap tahun pada waktu masuk musim penghujan. Untuk di lapangan itu, airnya juga cepat meresap dan tidak berlumpur,” ujarnya.

Ia memperkirakan banjir masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. Peristiwa naiknya permukaan laut atau air laut ke daratan juga menyebabkan air laut pasang. Menurutnya, naiknya permukaan air laut ke daratan cukup tinggi, yang kemudian menyebabkan daerah di sekitarnya jadi tergenang atau mengalami banjir.

“Saya bersama masyarakat akan berupaya untuk mencari solusi dari  permasalahan banjir yang setiap musim penghujan tiba. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa terjawab. Untuk saat ini solusinya, saya bersama-sama masyarakat akan bergotong royong agar desa menjadi bersih dan masyarakat menjadi sehat,” katanya. (rnc15)

  • 183
    Shares
Baca Juga:  Waspada! BMKG Ingatkan Ada Gelombang Tinggi di Perairan NTT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed