oleh

Laksanakan IHT dan Workshop E-Rapor, Ini Harapan Kepala SMTK Pieter Middelkoop Kuatnana

Iklan Demokrat

SoE, RNC – SMTK Pieter Middelkoop Kuatnana menggelar In House Training (IHT) dan Workshop tentang E-Rapor K-13 bagi para guru di sekolah tersebut selama dua hari, yakni 21- 22 Juni 2021.

Kepala SMTK Pieter Middelkoop Kuatnana, Semelri G. M. Selan, S. Pd mengatakan, kegiatan tersebut sangat membantu pihak Sekolah dalam pengolahan nilai.

Iklan Dimonium Air

“Selama ini kita gunakan rapor manual sehingga pengolahan nilainya pun harus diolah secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama,” ujar Semelri.

Karena itu, kegiatan IHT dan workshop selama dua hari itu dinilai sangat penting dan diharapkan bisa diaplikasikan dalam pengolahan nilai siswa ke depan.

“Untuk semester ini rapor siswa akan dibagikan setelah masuk kembali. Dan waktu libur ini akan digunakan oleh para guru untuk mengolah nilai dalam aplikasi E-Rapor yang sudah dipelajari,” jelasnya

Lebih lanjut dikatakan, selain pengolahan nilai lebih memudahkan, hal itu juga sebagai upaya dari sekolah dalam mengikuti perkembangan teknologi. Meskipun dengan jumlah siswa 135 orang untuk saat ini, Semelri tak ingin sekolah yang dipimpinnya tertinggal dalam pemanfaatan teknologi.

Pihaknya terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Diharapkan dalam tahun ajaran baru ini, SMTK Pieter Middelkoop Kuatnana bisa menggunakan google form dalam pelaksanaan ujian, baik ujian kenaikan kelas maupun ujian tengah semester.

“Untuk pembelajaran pada masa pandemi covid-19 ini kita masih menggunakan sistem offline karena ada beberapa kendala seperti siswa yang tidak memiliki HP Android serta jaringan dibeberapa daerah yang masih sulit diakses,” jelasnya.

Alexander Nomleni, guru SMA Efata SoE yang menjadi pemateri dalam IHT dan workshop itu menjelaskan, pengolahan nilai untuk e-raport tersebut menggunakan macro excel.

Baca Juga:  Rutan SoE di "Mata" Kanwil Kemenkumham NTT

Dijelaskannya, dalam kegiatan tersebut, aplikasi yang dibuat yakni aplikasi KKM dan aplikasi penilaian. Dalam aplikasi penilaian itu ada beberapa aspek yang dinilai yakni penilaian penugasan lisan dan tertulis untuk aspek pengetahuan. Kemudian penilaian aspek keterampilan yang didalamnya terdapat penilaian produk dan penilaian portofolio. Sementara aspek terkahir yakni sikap yang didalamnya terdapat sikap spiritual dan sikap sosial.

“Dan yang paling inti itu adalah pembuatan aplikasi e-rapor K-13”, ujar Nomleni. (rnc21)

  • 153
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed