oleh

Lantik Direktur PDAM SoE, Ini Tiga Hal yang Ditekankan Bupati Tahun

Iklan Demokrat

SoE, RNC – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Egusem P. Tahun melantik Lely Hayer, SE menjadi Direktur PDAM SoE Periode 2021-2025, Jumat (7/5/2021) di Rumah Jabatan Bupati TTS.

Lely dipercayakan untuk memimpin PDAM SoE untuk periode yang kedua. Lely dinilai berhasil dalam pengelolaan PDAM selama 1 periode sebelumnya.

Iklan Dimonium Air

Dalam pelantikan itu, ada tiga hal penting yang ditekankan oleh Bupati TTS kepada Lely untuk dilakukan pada masa jabatan periode kedua ini.

Menurut Tahun, hal pertama yang harus diselesaikan adalah operasional IKK Nunkolo. Tahun mengatakan, operasional IKK Nunkolo seharusnya sudah berjalan sejak beberapa bulan lalu, namun karena masa jabatan Direktur PDAM SoE selesai pada awal Januari lalu sehingga penjabat sementara tidak memiliki kewenangan untuk mengangkat pengelolaan di IKK Nunkolo.

“Kita harap dengan pelantikan hari ini, Direktur PDAM bisa segera mengangkat pengelola di IKK Nunkolo,” ujar Tahun dalam sambutannya.

Masalah yang kedua, menurut Tahun adalah mengenai personel di PDAM SoE. Hal berikut yang ditekankan oleh Bupati Tahun adalah mengenai sumber air Bonleu. Menurutnya, persoalan yang sedang terjadi harus segera diatasi sehingga kebutuhan air bersih warga bisa segera teratasi.

“Yang terakhir itu mengenai Bonleu. Ini Direktur tolong perhatikan supaya kebutuhan air bersih segera teratasi,” kata Tahun.

Lely Hayer kepada RakyatNTT.com, usai pelantikan mengatakan, untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Kota SoE yang selama ini dari sumber air Bonleu, saat ini masih dalam proses pemulihan pasca badai Seroja.

Menurutnya, ada tiga titik kerusakan pipa, namun pihaknya telah memperbaiki dua titik dan saat ini tersisa satu titik yang sementara dalam proses perbaikan.

“Pasca badai Seroja ini ada tiga lokasi yang rusak yakni di Bisuni, Neoana dan Oetulu. Dan itu dua lokasi sudah kami kerja dan sisa satu lokasi karena memang ini badai banyak pipa yang rusak,” kata Lely.

Baca Juga:  Warga Talibura-Sikka Rela Jalan Kaki 4 Kilometer untuk Dapatkan Air Bersih

Lely menjelaskan, pihaknya sedang berupaya untuk menyelesaikan kerusakan pada satu titik tersebut dan diharapkan dalam minggu depan sudah bisa beroperasi.

“Kita sementara bekerja dan semoga hari Minggu atau Senin sudah bisa kita uji coba,” jelasnya.

Pasca badai Seroja, PDAM SoE mendapat bantuan dari Balai Provinsi untuk penanggulangan bencana sebesar Rp 4,5 miliar untuk mengatasi kerusakan yang terjadi pada jaringan perpipaan.

“Kita dari PDAM akan terima fisik, sementara tim teknis dari Balai Provinsi sudah turun ke lokasi dan melihat kerusakan. Namun dari tim teknis PDAM juga sudah bekerja untuk bisa mengoptimalkan pelayanan air bersih di Kota SoE,” ungkapnya. (rnc21)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed