oleh

Pasien Suspect Covid-19 yang Meninggal Belum Dimakamkan, Ini Penjelasan Keluarga

Kupang, RNC – Pasien suspect covid-19 berinisial ALT (55 tahun) dari Kelurahan Nunbaun Sabu yang meninggal di RS Siloam, Minggu (1/11/2020) malam hingga kini belum dimakamkan. Pihak keluarga menilai ada kejanggalan dalam memvonis pasien tersebut sebagai suspect covid-19.

Anak kandung ALT, Adelayde Leonard saat ditemui RakyatNTT.com di kediamannya, Senin (2/10/2020) petang menjelaskan berdasarkan hasil diagnosa yang diterima keluarga dari dokter yang pertama kali menangani ibunya, hasilnya nonreaktif covid-19. Namun, hasil diagnosa dari dr. Ida Bagus menyatakan reaktif covid-19.

Saat masuk RS Siloam, Jumat (30/10/2020), belum ada kepastian ALT suspect covid-19 atau tidak. Pasalnya, setelah diambil sampel swab, pihak RS Siloam mengatakan hasilnya baru akan keluar 1-2 minggu ke depan. Namun, pada Minggu (1/11/2020) malam, ALT meninggal dunia.

Adelayde juga menjelaskan penanganan terhadap jenazah ibunya juga tidak sesuai protokol covid-19 padahal sudah divonis suspect covid-19. Pihak rumah sakit juga mempersilakan pihak keluarga untuk melihat dan mendoakan jenazah di dalam ruangan jenazah.

Selain itu, kata dia, sopir yang membawa mobil jenazah pun tidak mengenakan APD, bahkan masker pun tidak. “Sopir itu hanya menggunakan celana pendek. Jadi di situ sangat mematahkan keterangan dari rumah sakit bahwa mama terkasih kita positif covid,” kata Adelayde.

BACA JUGA: Hari Ini 1 Pasien Covid-19 Meninggal, 24 Orang Positif di Kota Kupang

Disebutkan juga, saat mengantar jenazah, belum ada peti jenazah. Jenazah diletakkan saja di mobil jenazah. Dalam perjalanan, pihak rumah sakit menyampaikan pasien ALT positif covid-19 sesuai hasil swab yang sudah keluar.

Dari beberapa kejanggalan tersebut, pihak keluarga tidak menerima vonis dari rumah sakit bahwa ALT positif covid-19. “Di sini kesalahan ada pada pihak Rumah Sakit Siloam Kupang,” katanya.

Hingga Senin (2/11/2020), rumah duka di Kelurahan NBS didatangi keluarga untuk melayat. Sesuai informasi dari pihak keluarga, jenazah akan dimakamkan Selasa (3/11/2020) besok.
Sementara itu, pihak RS Siloam belum berhasil dikonfirmasi. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed